oleh

KPPU VI Makassar Gandeng Pemerintah Lakukan Peninjauan Pasar

Editor : Any Ramadhani, Penulis : Hikmah-Ekobis-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU)  Kepala Kanwil VI  Makassar, bersama Polda Sulsel, Pemprov dan  Pemkot  melakukan peninjauan bahan pokok di pasar Terong Makassar, Senin (12/4/2021).

Peninjauan tersebut dimaksudkan untuk mengecek ketersediaan bahan pokok serta harga harga dipasaran.

Kepala Kantor Wilayah VI, KPPU Makassar, Hilman Pujana mengungkapkan, saat ini KPPU fokus menangani bagaimana kelancaran arus barang, apakah pasar berfungsi secara maksimal ataupun tidak.

“Kalau harga buat kami itu adalah parameter, harga dan ketersediaan. Kalau harganya naik, kita lihat apakah itu dalam penawaran atau dari permintaan yang bertambah,” ujarnya

Ia juga mengimbau kepada pelaku usaha untuk tidak mengambil kesempatan dan terlalu menaikkan harga saat bulan suci ramadan.

“Seperti yang kita cek hari ini, ketersediaan cukup, jadi kita harapkan harga bisa stabil. Kita tetap memantau agar tidak ada pelaku usaha yang menahan atau menghambat arus pasokan barang di pasar,” terangnya

Sementara, Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman membenarkan bahwa ada beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan seperti pada harga telur naik Rp5 ribu. Namun ada juga yang mengalami penurunan.

“Setelah kita cek, cabe sudah turun, dari yang sebelumnya harga Rp90-100 ribuan, sekarang sudah Rp70 ribu per kg. Harga beras stabil. Harga minyak ada kenaikan seribu masih wajar. Daging Rp120 ribu masih normal. Harga ayam dan bawang juga normal. Yang naik ini harga telur, dari Rp 38 ribu menjadi Rp 43 ribu, naik Rp 5 ribu,” jelasnya.

Ia mengatakan, khusus cabai ia memastikan akan adanya ketersediaan dan tidak mengalami peningkatan harga.

“Nanti Jeneponto akan panen. Insya Allah akan mulai turun lagi. Kita juga tidak ingin (harga) turun kencang, jangan sampai masalah di sistem rantai pasokan,” ujarnya

“Kita juga tidak bisa (menghambat penjualan) ketika luar Sulsel membutuhkan. Ini kan pasar, kita tidak bisa menahan barang untuk keluar. Namun bagaimana kita menjaga harga tidak melonjak naik, maka kita akan turun untuk intervensi operasi pasar. Apalagi saat ini sudah turun dengan harga Rp70 ribu,” tambahnya.

Ia pun berharap, Satgas Pangan bisa membantu menjaga stok pangan di pasar menjelang Ramadan ini. (*)