oleh

Permudah Akses Ekspor perikanan di KTI, Bandara ISH Siapkan lokasi Cargo Village

Editor : Any Ramadhani, Penulis : Hikmah-Ekobis-

MAROS, BACAPESAN.COM- Bandara Internasional Sultan Hasanuddin tengah mempersiapkan lokasi Cargo Village seluas 33 hektare.

Hal tersebut diungkapkan General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Wahyudi dalam gelaran
Focus Group Discussion Direct Call Ekspor Komoditi Perikanan bersama Balai Besar Karanrina Ikan dan Pengendalian Mutu (KIPM) Makassar di Hotel Dalton.

Menurut Wahyudi, saat ini Bandara Sultan Hasanuddin tengah mengoptimalkan pendapatan dari sisi kargo dan logistik, serta mendukung kelancaran kegiatan bisnis ekspor komoditi perikanan di Wilayah Timur Indonesia melalui jalur udara.

“Saat ini Bandara Internasional Sultan Hasanuddin tengah mempersiapkan lokasi seluas 33 hektar yang nantinya akan digunakan menjadi Cargo Village. Lokasi tersebut dapat difokuskan untuk melayani Cargo tanpa mengganggu kegiatan para calon penumpang,” kata Wahyudi, Selasa (13/4/2021).

Selain itu, lokasi Cargo Village juga berpotensi untuk meningkatkan pendapatan Bandara dari sektor kargo, mengingat masa pandemi memberikan perubahan signifikan terhadap pola bisnis sebagian besar pengusaha.

“Volume kargo naik 67 persen semasa pandemi, permintaan di Makassar tinggi. Dengan dihadirkannya lokasi Cargo Village diharapkan kegiatan pengiriman barang melalui kargo maupun logistik menjadi cara yang semakin populer,” tambah Wahyudi.

Sejalan dengan itu, Vice President Cargo & Logostic Development PT. Angkasa Pura I (PERSERO), Rene Van Joost mengungkapkan peluang bisnis perlu didukung dengan pelayanan moda transportasi udara yang mempuni.

“Kami mendukung hadirnya Direct Call, karena hal ini dapat mengefisiensikan biaya kirim bagi para eksportir dan durasi pengiriman lebih cepat,”ujar Rene

Keberadaan Cargo Village Bandara Internasional Sultan Hasanuddin kata Rene tentu dapat mempermudah akses bagi pelaku usaha di Wilayah Tengah maupun Timur Indonesia.

Kehadiran Cargo Village di Bandara Sultan Hasanuddin juga disambut baik salah satu eksportir ikan hidup asal Selayar, Selvy, “Layanan Direct Call ini sudah sangat kami tunggu-tunggu, semoga berjalan dengan baik dan dapat segera terlaksana.” Ujar Selvy. (*)