oleh

Awal Ramadan, Kejari Tahan Dirut Perusda Takalar

Editor : Any Ramadhani, Penulis : Supahrin-Headline, Takalar-

TAKALAR, BACAPESAN.COM – Setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar menetapkan dan menahan rekanan dari PT. Latahzan, inisial M, Selasa lalu (30/3) dan Direktur PDAM Takalar, inisial J, Kejari kembali menahan Direktur Perusda Takalar yang juga mantan Badan Pengawas PDAM Takalar, inisial A, Selasa (13/4/2021).

Hal ini dibenarkan Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Takalar, Suwarni Wahab.

“Iya kami telah menetapkan mantan sekretartis Dewan Pengawas PDAM Takalar insial A dan sekarang dititip di Polres Takalar. Insial A pada saat itu dia menjabat sebagai sekretaris Dewan Pengawas pada tahun 2016 sampai 2018 dan inisial A, pada saat itu tak menjalankan tugas dan pungsinya (Tupoksi) sebagai Badan Pengawas PDAM Takalar sehingga dia terjerat Jo pasal 55 dan ancaman pidanya minimal 1 tahun dan maksimal 20 tahun,” ucap Suwarni Wahab.

Suwarni Wahab menambahkan, saat ini pihaknya sudah menetapkan tiga tersangka, dan tak menutup kemungkinan masih ada penambahan tersangka baru.

“Pastinya kami masih terus melakukan pendalaman, siapa yang terlibat kami akan tahan,” tegas Suwarni Wahab.

Diketahui, kasus ini dugaan korupsi proyek pembangunan pengadaan pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Takalar tahun anggaran 2018 lalu yang merugikan kerugian Negara Rp1,2 miliar.

Sementara tersangka inisial A mengakui dirinya ditahan bukan karena korupsi akan tetapi hanya kebijakan. (*)