oleh

Begini Alur Pemeriksaan GeNose Di Bandara Sultan Hasanuddin

Editor : Any Ramadhani, Penulis : Hikmah-Metro-

MAROS, BACAPESAN.COM – Saat ini pemeriksaan GeNose C19 dapat dilakukan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Untuk melakukan pemeriksaan tersebut General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Wahyudi menjelaskan ada beberapa hal yang harus dilakukan pengusaha jung Bandara.

“Sebelumnya, guna mempermudah pendaftaran, penumpang dapat mendaftar pada link www.rapid.supports.com atau unduh aplikasi farmalab pada google playstore untuk android,” ujar Wahyudi Jumat (16/4)

Adapun bagi calon penumpang yang harus mengikuti prosedur dan alur penggunaan GeNose C-19 di bandara yaitu, Pertama Calon penumpang menuju tempat pendaftaran untuk mengambil nomor antrean. Untuk sementara, pendaftaran dapat dilakukan secara manual maupun melalui aplikasi.

Kedua, Calon penumpang melakukan pembayaran di tempat pembayaran yang terpisah dari tempat pendaftaran.

Ketiga, Setelah melakukan pembayaran, calon penumpang mengambil sampel napas di bilik yang telah disediakan dekat tempat pembayaran sesuai dengan nomor urut. Adapun sampel napas yang diambil adalah pembuangan napas pada kembusan ketiga. Langkahnya yaitu, penumpang menghirup napas melalui hidung dan membuangnya melalui mulut. Setelah dua kali menghirup napas dari hidung dan membuangnya melalui mulut, maka pada pengambilan napas ketiga, langsung hembuskan ke dalam kantong hingga kantor terisi penuh napas kita. Kemudian kunci kantong agar udara napas di dalam tidak keluar.

Keempat Calon penumpang menyerahkan kantong udara kepada petugas.

Kelima Petugas operator GeNose melakukan pemeriksaan kantong udara dengan alat GeNose C-19.

Keenam Selama menunggu hasil, calon penumpang menunggu di ruang tunggu pengambilan sampe GeNose C-19.

ketujuh Calon penumpang dapat mengambil hasil tes setelah petugas akan memanggil nomor urut dan identitas calon penumpang.

Kedelapan Jika hasil tes GeNose positif, maka petugas akan memberikan konsultansi, informasi, dan edukasi tekait hasil pemeriksaan dan menyarankan penumpang untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari serta memberikan surat rujukan atau surat keterangan hasil pemeriksaan untuk dilaporkan calon penumpang ke Puskesmas sesuai domisili. Kemudian petugas keamanan akan mengarahkan calon penumpang untuk meninggalkan bandara dengan tetap melakukan protokol kesehatan 3M dengan benar.

Kesembilan Jika hasil tes negatif, calon penumpang dapat melanjutkan proses keberangkatan selanjutnya dengan menunjukkan hasil GeNose C-19 negatif kepada petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk divalidasi. Calon penumpang juga menunjukkan hasil GeNose C-19 yang sudah divalidasi ke petugas maskapai saat proses check in dan boarding.

Adapun syarat dan prosedur bagi calon penumpang sebelum melakukan pemeriksaan, yaitu, Pertama calon penumpang telah memiliki tiket penerbangan,

Kedua Calon penumpang harus dalam kondisi sehat,

Ketiga Calon penumpang dilarang merokok, makan, minum (kecuali air putih) selama 30 menit sebelum pemeriksaan sampe napas.

Keempat Calon penumpang mendaftar dan membayar sesuai nomor urut di tempat yang telah disediakan.

Kelima Petugas memberikan kantorng GeNose C-19 pada calon penumpang setelah proses pembayaran.

Keenam Calon penumpang disarankan untuk melakukan pemeriksaan GeNose C-19 H-1 sebelum keberangkatan untuk mengantisipasi terjadinya penumpukkan atau kepadatan antrean atau selambat-lambatnya 3 jam sebelum keberangkatan.

“Penumpang masih dapat melakukan pemeriksaan Rapid Test Antigen atau PCR Test. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi penumpukan antrian pada saat melakukan pemeriksaan GeNose C19,”tutup Wahyudi. (*)