oleh

Pansus DPRD Mamasa Berguru Ke DPRD Tator, Ini Yang Dibahas

Editor : Any Ramadhani, Penulis : Cherly-Tana Toraja-

TANA TORAJA, BACAPESAN.COM – Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) bupati tahun 2020 dan Ranperda Perlindungan Perempuan Dan Anak  dari Dewan Perwakilan Rakyat  Daerah (DPRD) kabupaten Mamasa propinsi Sulawesi Barat (Sulbar) berguru dengan melakukan study banding ke DPRD kabupaten Tana Toraja (Tator) propinsi Sulawesi Selatan (Sul-Sel), Jumat lalu.

Mereka diterima di ruang kerja ketua DPRD Tator, Welem Sambolangi’ bersama unsur pimpinan lainnya dan anggota DPRD Tator.

Anggota DPRD Mamasa dari Fraksi PDIP  Yohanis Karatong, mengatakan, pansus Ranperda LKPj bupati tahun 2020, Ranperda Penyelenggaraan Perlindungan Perempuan dan Anak melakukan study banding ke DPRD Tator, untuk melakukan melakukan perbandingan laporan LKPj bupati Tator, sebelum ditetapkan sebagai perda karena DPRD Tator dianggap berhasil dalam dua perda tersebut.

“Sehingga DPRD Tator memilih untuk melakukan study banding ke Tator, dismaping karena karakteristik dan budaya kedua daerah ini sama juga merupakan dua daerah yang bertetangga dan cukup memiliki hubungan yang baik dalam hal pemerintahan maupun masyarakatnya,” jelasnya.

Lanjut Yohanis, dengan study banding ini diharapkan kerja sama pemerintah Tana Toraja dengan Mamasa semakin baik ke depan, karena study banding hari ini juga merupakan kunjungan kerja DPRD Mamasa ke DPRD Tator. (*)