oleh

Bangkitkan Pariwisata, Torut Buka Objek Wisata Baru

Editor : Any Ramadhani, Penulis : Cherly-Toraja Utara-

TORAJA UTARA, BACAPESAN.COM – Ditengah pandemi wabah covid-19, berbagai upaya dilakukan pemerintah kabupaten Toraja Utara (Torut) melalui dinas kebudayaan dan pariwisata untuk kembali meningkatkan pariwisata Torut yang juga mengalami dampak penurunan kunjungan wisata hingga 70 persen pada tahun 2020 dibandingkan tahun 2019.

Dimana berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan kunjungan wisata khususnya kunjungan wisata domestik atau wisata nusantara karena untuk saat ini kunjungan wisata manca negara masih sangat minim.

Kepala dinas Kebudayaan dan Pariwisata Torut, Yorry R. Lesawengan mengatakan, dalam rangka pemulihan di bidang pariwisata secara khusus di Torut berbagai upaya dilakukan untuk kembali membangkitkan wisatawan Torut khususnya untuk meningkatakan kunjungan wisata domestik, seperti membuka objek wisata alam yang baru dan terus melakukan promosi wisata melalui berbagai media.

Dikatakan Yorry bahwa saat ini pemerintah membuka objek wisata alam yang baru di kawasan wisata Sopai dimana di sana ada dua objek yang baru-baru ini mulai dibuka dan mulai diminati wisatawan, yakni wisata Buntu Sopai, dan wisata Nonongan di kecamatan Sopai.

Dimana objek tersebut yang dibangun tahun lalu dengan menggunakan anggaran dinas Pariwisata dan saat ini mulai dipromosikan melalui media sosial (Mendsos), dan masih belum dipungut retribusi, namun diperkirakan pada pertengahan tahun ini mulai diberlakukan pajak retribusi bagi pengunjung.

“Untuk meningkatkan kembali gairah masyarakat untuk kembali menekuni usaha bidang pariwisata yang sempat anjlok karena pandemic maka tahun ini pemkab melalui dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan mengikuti kembali lomba desa wisata award 2021 yang diselenggarakan oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dengan Bank Central Asia (BCA) dimana Torut akan mengikuti dua kategori dari 4 kategori yang dilombakan. Yakni Kategori desa wisata berbasis Budaya yang akan diikuti Desa Nonongan Kecamatan Sopai, dan kategori desa wisata berbasis kreatif yang akan diikuti desa Sesean Suloara kecamatan Sesean Suloara,” jelasnya.

Dirinya berharap dengan adanya program yang dilakukan dibidang pariwisata
di Torut bisa kembali bangkit dan kunjungan wisata bisa kembali normal ditengah pandemi, ditambah dengan beroperasinya bandara Toraja dan adanya pembukaan rute baru, maka diharapkan akan meningkatakan kunjungan wisata ke Torut. (*)