oleh

Brimob Bone Gerak Cepat Bersihkan Sisa Puing Kebakaran di Palette

Editor : Armansyah-Berita, Bone, Daerah-

BONE, BACAPESAN.COM – Nasib malang ditimpa oleh keluarga Syahril. Sebab, warga Kelurahan Palette Kecamatan Tanete Riattang Timur ini harus kehilangan rumah dalam peristiwa kebakaran, Senin (19/4) malam.

Batalyon C Pelopor Brimob Polda Sulsel bergerak cepat membantu membersihkan puing-puing pasca kebakaran. Beberapa tenda didirikan guna membantu masyarakat untuk keperluan logistik dan tempat tinggal sementara.

Danyon C Brimob Polda Sulsel, Kompol Nur Ichsan mengatakan, kegiatan ini sebagai bakti sosial Brimob Bone. Berbekal peralatan korvey seperti skop, gerobak dan sapu, tampak personel Batalyon C Pelopor dengan semangat melakukan pembersihan sisa-sisa puing kebakaran.

“Jadi kegiatan ini kami lakukan atas dasar kemanusiaan sebagai wujud nyata dari Bhakti Brimob Untuk Masyarakat dalam meringankan beban warga yang tertimpa musibah,” jelas Kompol Nur Ichsan, Selasa (20/4).

Kata Nur Ichsan, hal ini juga menjadi perhatian khusus dari Brimob Bone lantaran kejadian tersebut terjadi di tengah bulan suci Ramadan. Sehingga, pihaknya berupaya semaksimal mungkin agar korban kebakaran dapat tetap menjalankan ibadah puasa mereka dengan khusyuk.

“Dengan membangun tenda darurat sebagai tempat tinggal sementara bagi keluarga ini,” ujarnya.

Terpisah, Dansat Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Anis mengatakan, Brimob Polda Sulsel akan terus berupaya hadir ditengah masyarakat untuk menolong warga yang mengalami kesusahan atau tertimpa musibah.

“Meskipun dalam kesehariannya Satuan Brimob merupakan satuan tugas Kepolisian yang menangani kejahatan berintensitas tinggi, akan tetapi dengan jiwa kemanusiaan yang tinggi serta sebagai wujud dari Bhakti Brimob Untuk Indonesia,” tukas Anis—sapaan akrabnya.

“Kami juga akan terus berupaya hadir di tengah-tengah masyarakat untuk membantu serta mengurangi beban kesulitan warga yang terkena musibah baik itu bencana alam maupun musibah lain seperti kebakaran,” tambahnya.

Anis berharap, melalui kegiatan ini warga yang terkena musibah dapat kembali menjalani kehidupan yang normal seperti sebelumnya. (*)