oleh

Yuk Mengenal Sosok Kartini Sulsel Masa Kini

Editor : Any Ramadhani, Penulis : Hikmah-Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Banyak cara memaknai hari kartini. Momen yang diperingati setiap 21 April ini berkaitan erat dengan perempuan Indonesia sebagai pembaharu.

Dewasa ini, perempuan tak hanya hadir sebagai pelengkap namun telah tampil menjadi penggerak ditengah tengah masyarakat. Lewat kiprah perempuan yang mampu dinamis inilah, sehingga saat ini perempuan mampu menjadi bagian handal dalam berbagai bidang seperti yang di cita citakan R.A Kartini puluhan tahun silam.

Sosok Kartini sering kali dimaknai sesuai latar belakang seseorang. lewat masing masing latar belakang inilah perempuan Indonesia mengaktualisasikan diri hingga mendedikasikan berbagai pencapaian kepada negara.

Ketua DPD Ikatan Pengusaha Wanita Indonesia (IWAPI) Sulsel, Hj Ainun
Jariah misalnya, telah tampil menjadi sosok pemimpin yang mempuni. Meski aktif diberbagai organisasi perempuan termasuk menjadi pemimpin pengusaha perempuan di Sulsel, namun dedikasinya kepada negara tak diragukan lagi. Terbukti, lewat perannya di IWAPI, dirinya berkomitmen mencetak 10000 pengusaha baru.

“Allah memberi kita kemampuan bisa mengerjakan semua dalam satu kali dayungan, saya berharap melalui IWAPI kita bisa menjadi wanita bermanfaat,” harap Hj Ainun

Rasa nasionalisme yang terbangun tidak hanya dirasakan masyarakat Pribumi saja, hal tersebut berlaku juga untuk perempuan Tionghoa sebagai salah satu etnis yang menjunjung tinggi nasionalisme. Meski selama ini etnis Tionghoa dipandang masyarakat awam sebagai warga Cina, namun kecintaan terhadap Indonesia bisa diadu.

Ketua Persaudaraan Wanita Tionghoa Indonesia (Perwanti) Sulawesi Selatan,
Elly Tan tak mau ketinggalan dalam mendukung kemajuan wanita Indonesia. Melalui Perwanti, dirinya menggagas program vaksinasi bagi 2400 masyarakat kota Makassar.

“Perempuan karir di Indonesia ada banyak, tetapi perempuan berprestasi yang merealisasikan kata ke perbuatannya tidak banyak. Inilah yang diwujudkan Perwanti,” pungkas Elly

Mewakili kaum Milenial, ada Andi Sitti Febyanti Guntur Sose. Perempuan yang kerap disapa Bebi ini merupakan salah satu tokoh perempuan yang tidak hanya aktif dalam karir tetapi juga mampu mengharumkan nama Indonesia di ajang oleh raga Taekwondo.

“Jika selama ini perempuan dianggap lemah, saya ingin hadir menjadi sosok perempuan yang kuat. Pilihan saya untuk berkecimpung di dunia hukum dan menggeluti olahraga taekwondo untuk membuktikan bahwa wanitapun bisa meski kedua hal ini identik dengan laki laki,” ujar Bebi

Rasa nasionalisme juga tak luput dirasakan oleh pekerjaan seni peran. Di momen kartini ini, salah satu penggiat peran Fitriana yang telah beberapa kali malang melintang di film lokal Makassar dan juga merupakan seorang ASN Dinas Kesehatan mengatakan perlunya setiap perempuan mengekspresikan diri serta memperjuangkan hak haknya

“Seorang perempuan perlu memperoleh pendidikan, persamaan, kebebasan, otonomi serta kesetaraan hukum,” pungkasnya. (*)