oleh

Diduga Terlibat Kasus Proyek AMDK PDAM, Kejari Periksa Sekda Takalar

Editor : Any Ramadhani, Penulis : Ady-Takalar-

TAKALAR, BACAPESAN.CO – Usai menetapkan lima orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan/pengadaan pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di PDAM Takalar, tim penyidik Kejaksaan Negeri Takalar kembali memanggil mantan Ketua Badan Pengawas PDAM Takalar, Arsyad Taba yang saat ini menjabat sebagai Sekda Takalar, Kamis (22/4/2021).

Pemanggilan Sekda Takalar tersebut dibenarkan oleh Kepala Seksi Intelejen Kejari Takalar, Herdiawan Prayudhi.

“Iya, Sekda Takalar, Arsyad Taba diperiksa oleh penyidik Pidsus untuk dimintai keterangannya sebagai saksi terkait keterlibatan-nya dalam proyek pembangunan/pengadaan AMDK di PDAM Takalar tahun 2018 lalu dengan anggaran Rp1,4 miliar,” ungkapnya.

Pastinya, lanjut Herdiawan, saat ini tim penyidik Kejari Takalar terus melakukan pendalaman penyidikan dan telah memeriksa maraton puluhan saksi.

“Dan tidak menutup kemungkinan ada lagi tersangka baru, siapapun yang terlibat pasti kami proses, tanpa pandang bulu,” tandasnya.

Diketahui sebelum menetapkan lima tersangka, tim penyidik Kejari Takalar telah melakukan penggeledahan di kantor PDAM Takalar dan telah melakukan penyitaan pada proyek pembangunan/pengadaan pabrik AMDK yang terletak di Kelurahan Bajeng, Kecamatan Pattallassang, Kamis (15/4/2021).

“Kami melakukan penyitaan mesin AMDK berdasarkan dengan surat perintah penyitaan Kejari Takalar nomor: print-05/P.4.32/Fd.1/03/2021 tanggal 29 Maret 2021 dan penetapan Pengadilan Negeri Takalar nomor:78/Pen.Pid/2021/PN.Takalar. tanggal 9 april 2021,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Takalar, Arsyad Taba yang dikonfirmasi membenarkan bahwa dirinya diperiksa oleh tim penyidik Kejari Takalar. “Iye,” singkatnya melalui pesan WhatsApp. (*)