oleh

Kejari Periksa Sekda Takalar

Any Ramadhani and Supahrin-Takalar-

TAKALAR, BACAPESAN.COM – Setelah Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar menetapkan lima orang tersangka dugaan Tindak Pidana Korupsi Proyek Pembangunan/Pengadaan Pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di PDAM Takalar tahun anggaran 2018, Tim Penyidik Kejari Takalar memanggil mantan Ketua Badan Pengawas PDAM Takalar yang juga sekarang menjabat sebagai Sekda Takalar, H. Arsyad Taba, Kamis (22/04).

Hal ini dibenarkan oleh Kasi Intel Kejari Takalar, Herdiawan, SH.

“Iya Sekda Takalar, H.Arsyad Taba diperiksa di Pidsus untuk dimintaki keterangannya sebagai saksi terkait keterlibatan pada proyek AMDK di PDAM Takalar pada tahun 2018 lalu dengan anggaran Rp.1,2 miliar,” ucap Herdiawan.

Diketahui sebelum menetapkan lima tersangka, Tim Penyidik Kejari Takalar telah melakukan penggeledahan di Kantor PDAM Takalar dan telah melakukan penyitaan pada Proyek Pembangunan/Pengadaan Pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di PDAM Takalar tahun anggaran 2018 yang terletak di Kelurahan Bajeng, Kecamatan Pattallassang, Kamis lalu (15/04).

“Kami melakukan penyitaan mesin AMDK PDAM Takalar berdasarkan dengan surat perintah penyitaan Kejari Takalar nomor: print-05/P.4.32/Fd.1/03/2021 tanggal 29 maret 2021 dan penetapan Pengadilan Negeri Takalar nomor:78/Pen.Pid/2021/PN.Tka tanggal 9 april 2021,” ucap Herdiawan. (*)