oleh

90 Persen Sekolah di Makassar Siap Belajar Tatap Muka

Editor : Any Ramadhani-Edukasi, Sekolah-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Sekolah tatap muka terbatas dipastikan sudah bisa dilakukan. Pasalnya, sudah ada 90 persen sekolah di Kota Makassar yang mengaku siap.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Amalia Malik mengatakan, kesiapan sekolah tersebut ditinjau dari kesediaan sarana dan prasarana kesehatan, hingga kesiapan tenaga pendidik.

“Jadi tidak ada masalah sebenarnya. Bisa disebut 90 persen siap, yang jelas kita di Disdik juga akan antisipasi,” ungkapnya, kemarin.

Bahkan lanjutnya, setiap sekolah di Kota Makassar diimbau untuk melakukan pembentukan satgas Covid-19 sekolah. Dimana nantinya akan bertugas melakukan pemantauan lapangan.

“Karena itu mereka juga harus membentuk Satgas Covid sekolah untuk pantau ini, jadi memang kepala sekolah di sini perannya betul-betul ketat melaksanakan prokes agar tidak melanggar, kemudian mereka melakukan pengawasan, kalau sistem kan kita sudah atur dalam juknis memang harus dibagi dua dan sebagainya,” terangnya.

Sejalan dengan itu, Amalia sapaan akrabnya mengatakan, vaksinasi juga terus digenjot. Total vaksinasi guru TK hingga SMP telah mencapai 80 persen lebih. Untuk itu pihaknya optimis vaksinasi keseluruhan dapat rampung sebelum pergelaran sekolah tatap muka mendatang.

“Kalau soal vaksin guru itu memang sudah 80 persen itu. Bahkan ada beberapa sekolah swasta dia melakukan vaksin mandiri, artinya dia membiayai gurunya sendiri. Tapi setengahnya itu ada yang di pemkot. Supaya bisa cepat, dia bisa meyakinkan kalau bisa pembukaan sekolah tatap muka,” pungkasnya.

Kepala Sekolah SMP 1 Makassar, Suaib bahkan mengaku telah siap 100 persen dalam menggelar sekolah tatap muka, termasuk jika ada rencana uji coba nantinya.

Ia mengatakan sarana dan prasarana kesehatan di sekolahnya telah disediakan di tiap kelas dan ruang-ruang yang ada. Selain itu sudah cukup banyak orang tua murid yang meminta diselenggarakannya sekolah lantaran kesulitan mengakomodir pendidikan anaknya di rumah. “Itu kasian juga karena kan mereka sebenarnya sudah jenuh juga ikut sekolah daring,” katanya.

Untuk saat ini pun, Suain mengaku masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah, apalagi ada wacana Dinas Pendidikan untuk mendorong regulasi lewat perwali. “Kita siap, 100 persen untuk gelar tatap muka, itu sudah lama sebenarnya, tapi kita masih tunggu petunjuk juga ini,” pungkasnya.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Sekolah SDN Lumu-lumu, Pulau Barang Lompo, Kecamatan Ujung Tanah Syafruddin. Mengingat situasi daerahnya yang merupakan daerah kepulauan, pihaknya telah lama mengidamkan digelarnya kembali sekolah tatap muka.

“Kasian murid juga, karena kan di sana itu jaringan tidak bagus, semestinya untuk pulau digelar saja, karena sebenarnya kita juga sudah siap, apalagi prokesnya kita sudah taati,” ungkapnya.

Dia berharap pergelaran sekolah di daerahnya mendapat pertimbangan khusus dari Pemkot untuk segera dipercepat. (*)