oleh

OJK Regional VI Gelar Media Briefing dan Sekolah Pasar Modal

Editor : Any Ramadhani, Penulis : Hikmah-Ekobis-

MAKASSAR, BACAPRSESAN.COM– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional VI Silampukau menggelar Media Briefing dan Sekolah Pasar modal bagi Jurnalis sekota Makassar.

Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai pembicara Kepala OJK Regional 6 Sulamapa, Mohammad Nurdin Subandi, Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Sulsel, Fahmi Amirullah dan Kepala NH Korindo Sekuritas, Juita Buduha.

Dalam kegiatan ini, Mohammad Nurdin Subandi memaparkan kinerja industri jasa keuangan Sulawesi Selatan di triwulan pertama yang tetap stabil dibarengi dengan upaya pemulihan ekonomi dari dampak covid 19.

Sementara untuk memperkuat infrastruktur pengawasan jasa keuangan, OJK mengeluarkan berbagai ketentuan pengawasan.

“Sejak awal tahun hingga bulan April ini, OJK sudah mengeluarkan 7 Peraturan OJK (POJK) dan 10 Surat Edaran OJK (SEOJOK) kepada Industri jasa keuangan mengenai berbagai ketentuan di industri pasar modal, perbankan dan IKNB,” juara Nurdin, Rabu (28/4).

Sementara itu, kinerja intermediasi lembaga jasa keuangan di bulan Maret tahun ini bergerak sejalan dengan perkembangan yang terjadi di perekonomian domestik dan tekanan covid.

“Di sektor perbankan, dukungan pemerintah terlihat dari dana pihak ketiga (DOK) yang tumbuh sebesar 7,63 persen dari tahu ke tahun, begitupun untuk pertumbuhan Giro yang naik signifikan sebesar 14,71 persen. Disamping itu, kredit bank umum juga mencatat pertumbuhan Gito yang signifikan sebesar 14,71 persen tahun ke hari. Di industri keuangan non bank, piutang pembiayaan terkontraksi sebesar -14,99 persen menjadi Rp11, 95 T dikarenakan belum pulihnya permintaan di sektor rumah tangga,” terang Nurdin.

Sejalan dengan itu, Fahmi Amirullah yang membawakan materi sekolah pasar modal mengungkapkan peluang besar di rana investasi. Menurut Fahmi, peningkatan signifikan terjadi pada pasar modal yang berlaku baik nasional maupun mancanegara.

“Lima tahun terakhir, pasar modal mengalami peningkatan yang cukup baik. Tahun 2020 bahkan menjadi tahun bagi peningkatan pasar modal,” ujar Fahmi

Oleh karena itu, dirinya berharap masyarakat Indonesia, Sulsel pada khusunya memanfaatkan momen tersebut karena merupakan peluang investasi.

“Peluang investasi di pasar modal sangat besar, namun saat ini masyarakat belum banyak yang memanfaatkan peluang tersebut,” ujar Fahmi.

Sejalan dengan itu, Juita Buduha mengatakan, belakangan pertumbuhan pasar modal bergerak naik, bahkan kenaikannya bisa mencapai 300 persen sehingga sangat mungkin untuk masyarakat mencoba peluang tersebut dan dapat melakukannya di NH Korindo Sekuritas. (*)