oleh

Maros Gelontorkan Rp32 M Bayar THR ASN

Editor : Any Ramadhani, Penulis : Jumaedy-Maros-

MAROS, BACAPESAN.COM – Pemerintah kabupaten Maros menggelontorkan anggaran hampir Rp32 Miliar untuk membatar Tunjangan Hari Raya (THR) atau gaji 14 pada lebaran tahun ini. THR ASN ini mulai dibayarkan Selasa (4/5/2021) oleh Pemkab Maros.

Bupati Maros AS Chaidir Syam saat ditemui mengatakan, Maros menjadi kabupaten pertama yang membayarkan THR ASN di Sulsel. “Alhamdulillah tanggal 4 Mei kemarin kami sudah membayarkan THR ASN dilingkup Pemkab Maros dan kami menjadi yang pertama membayarkan THR di Sulsel,” ujar Chaidir Rabu (4/5/2021).

Chaidir menambahkan, menjadi komitmen Pemkab Maros untuk selalu memberikan hak ASN tepat waktu. Pihaknya kata Chaidir meneruskan tradisi dari pemerintah sebelumnya yakni Hatta Rahman dengan menyiapkan anggaran untuk pembayaran THR bagi ASN lingkup Pemkab Maros.

“Sekitar hampir Rp32 Miliar kita siapkan untuk pembayaran THR bagi 7 ribu ASN, transfer kita lakukan setelah ada juknis turun dari Kementerian Keuangan,” ujar Chaidir.

Tahun ini lanjut Chaidir pejabat eselon II juga menerima THR. “Tahun lalu kan pejabat eselon II tidak menerima THR karena kebijakan dari pemerintah pusat, tahun ini semua menerima,” ujarnya. Chaidir berharap ASN memanfaatkan THR ini untuk memenuhi kebutuhan ramadan dan jelang Idul Fitri.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola keuangan Sam Sophyan menambahkan, jumlah ASN yang menerima THR sebanyak 7.120 dengan anggaran mendekati Rp32 Miliar. Jumlah pejabat eselon II 35 orang.

“Sebenarnya meski pejabat eselon II tidak diberikan THR itu jumlahnya tidak signifikan karena hanya 35 orang. Tapi semua ASN tahun ini dapat,” pungkasnya.

Sedangkan salah satu ASN Pemkab Maros Rizky mengaku bersyukur karena THR sudah dibayarkan oleh Pemkab Maros.

“Alhamdulillah, sehari sebelumnya gaji bulan Mei sudah masuk direkening dan kemudian ada lagi masuk THR. Ini sangat membantu kami dalam mempersiapkan kebutuhan idul fitri apalagi jelang lebaran harga kebutuhan pokok juga mulai merangkak naik,” pungkasnya. (*)