oleh

Andi Fahsar dan Kaswadi Diistimewakan Golkar

Any Ramadhani-Headline, Politik-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Partai Golkar memberi keistimewaan kepada Bupati Bone, Andi Fahsar M Padjalangi dan Bupati Soppeng, Kaswadi Razak. Kedua kepala daerah itu diberi kepercayaan kembali memimpin Partai Golkar untuk periode ketiganya.

Baik Andi Fahsar maupun Kaswadi lolos sebagai calon setelah mendapat diskresi. Mengingat, dirinya telah memimpin Golkar Bone dan Soppeng dua periode. Secara aturan partai, seseorang hanya bisa menjadi ketua DPD paling lama dua periode.

A Fahsar M Padjalangi terpilih secara aklamasi menjadi Ketua DPD II Golkar Bone periode 2020-2025. Musyawarah Daerah (Musda) X DPD II Partai Golkar berlangsung di Hotel Novena Watampone, Selasa, 25 Mei 2021. Adapun Kaswadi Razak juga terpilih aklamasi melalui Musda yang digelar DPD II Golkar pada Senin 26 April 2021 lalu di Gedung Pertemuan Kota Watansoppeng.

Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe mengaku senang atas terpilihnya kembali A Fahsar M Padjalangi.

“Beliau punya kelebihan, prestasi dan nilai yang luar biasa di mata Pak Airlangga. Sehingga simbol kemuliaan partai kita itu memberikan kembali kesempatan untuk memimpin Golkar Bone selama tiga periode,” ungkap Taufan Pawe.

Menurutnya, Kabupaten Bone salah satu daerah yang dispesialkan oleh ketua Umum Airlangga Hartarto. Pasalnya, Bone merupakan salah satu lumbung suara Partai Golkar.

Dihadapan seluruh kader, Ketua MKGR Sulsel itu meminta seluruh lapisan partai Golkar bahu membahu untuk membesarkan partai. Dirinya mengingatkan atas komitmen seluruh partai untuk menghadirkan Golkar baru untuk Sulsel. Dengan tujuan memiliki semangat kerja dan karya kekaryaan. Karena hal itu dinilai modal kader untuk meningkatkan jiwa militansi.

“Target kita saat ini sebelum 2021 berakhir, infrastruktur Partai Golkar harus rampung. Dari semua tingkatan mulai dari DPD II, kecamatan, kelurahan, desa hingga dusun dan mungkin sampai lingkungan, kader-kader Golkar bertebaran di sana. Sehingga dibutuhkan jiwa militansi besar untuk mencapai hal tersebut,” katanya.

Kata dia, karir Andi Fahsar tidak boleh hanya sampai sebagai bupati. Beliau harus memikirkan karir politik ke depan. Beliau memiliki prestasi. Partai Golkar beri ruang terbaik kepada Andi Fahsar.

Ia meminta kepada ketua terpilih untuk mengevaluasi pimpinan setiap kecamatan. Sebab mereka ujung tombak partai. Apa lagi nanti ada peraturan organisasi (PO) untuk mengevaluasi per triwulan dan per semester.

Bahkan, rencananya Partai Golkar secepatnya membuka siapapun yang ingin mencalonkan sebagai anggota legislatif atau Pilkada.

“Mungkin tahun depan berlalu, kita tunggu peraturan organisasinya. Jadi yang ingin mencalonkan yang memang memiliki elektoral tinggi. Mulai sekarang, turun ke akar rumput masyarakat,” jelasnya.

Sebelumnya pada Musda Partai Golkar Soppeng, Taufan Pawe mengaku jika sosok Kaswadi merupakan tokoh senior Golkar yang patut diteladani. “Jiwa militansi ketua Golkar Soppeng tidak diragukan lagi. Saya sangat terkesan sekali dalam perjalanan karir beliau di Golkar. Maka saya bisa katakan rugilah Partai Golkar jika kehilangan kader seperti ini,” jelasnya.

Wali Kota Parepare dua periode menambahkan, Golkar sebagai paradigma baru sejalan dengan keinginan Kaswadi Razak selama ini. Harus melihat kader sebagai subjek partai, yakni penyandang hak dan kewajiban.

Sementara Ketua DPD I Golkar Bone terpilih, A Fahsar M Padjalangi mengapresiasi amanah Airlangga Hartarto dan Taufan Pawe terhadap dirinya. Dirinya berjanji, kepercayaan tersebut akan dia buktikan dengan memenangkan dan melambungkan suara Golkar di Bone.

“Saya mengakui, Bapak Taufan Pawe sosok yang komitmen. Saya ingat dulu, pada saat kita bersepakat memilih Pak TP ketua di Jakarta. Saya ingat bahasanya pak ketua, janganki tinggalkan ka, sama-samaki bangun Golkar. Dan itu terbukti sekarang,” katanya.

Bupati Bone dua periode ini segera membentuk kepengurusannya. Dirinya berjanji akan melakukan evaluasi. Terutama kepada pimpinan kecamatan. Mengingat, event politik 2024 mendatang menjadi ajang pembuktian kader Golkar kembali harus berjaya.

“Kita buktikan pada pemilu selanjutnya. Golkar kembali harus mendominasi pada segala konstalasi. Sehingga kita harus evaluasi terutama pimpinan kecamatan. Saya tidak butuh orang pintar, tetapi orang yang tidak mengenal waktu dalam membesarkan Partai Golkar,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, pada Musda ini turut dihadiri Anggota DPR RI Fraksi Golkar Andi Rio Idris Padjalangi serta anggota fraksi kabupaten Bone dan sejumlah pengurus.

Sementara Taufan Pawe ditemani sejumlah elite Partai Golkar. Diantaranya Sekretaris Marzuki Waden, Wakil Ketua Bidang Kajian Strategis Herman Heizer, Ketua Bappilu Lakama Wijaya, Ketua AMPG Sulsel Rahman Pina, Ketua KPPG Sulsel, dr Salwa Mochtar, Wakil Sekretaris Zulham Arief, Apiaty Amin Syam serta sejumlah pengurus lainnya. (*)