oleh

Pertamina: Wilayah Diskon Harga Pertalite Bakal Diperluas

Any Ramadhani-Ekobis-

JAKARTA, BACAPESAN.COM – Program Langit Biru (PLB) milik PT Pertamina (Persero) rencananya bakal diperluas wilayah pelaksanaannya. Program ini adalah edukasi melalui promosi penggunaan Pertalite dengan harga khusus bagi pengguna roda dua, roda tiga, angkot, dan taksi ber plat nomor kuning.

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), Putut Andriatno mengatakan, latar belakang Pertamina melaksanakan PLB adalah terkait dengan usaha mengurangi dampak emisi gas buang kendaraan, akibat menggunakan bahan bakar dengan Research Octane Numer (RON) rendah yang memiliki kandungan sulfur tinggi, dan tidak sesuai dengan spesifikasi mesin kendaraan modern.

“Sekitar 75 persen sumber polusi udara di kota besar di Indonesia berasal dari emisi gas buang kendaraan. Bisa dibayangkan jika BBM yang digunakan bukanlah BBM yang ramah lingkungan,” kata Putut, di Jakarta, Senin (31/5/2021).

“Melalui PLB, masyarakat didorong menggunakan Pertalite dengan angka RON 90 yang sesuai dengan spesifikasi mesin modern ketimbang Premium dengan angka RON 88 dengan kandungan sulfur yang tinggi,” sambungnya.

Putu menuturkan, PLB pertama kali dilaksanakan di Denpasar, Bali, sejak Juli 2020, dan secara bertahap Program PLB sudah hadir di 93 Kabupaten atau Kota di wilayah Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) dan diluar Jamali, Program PLB kini sudah dapat dinikmati di 22 Kabupaten atau Kota.

“Melalui PLB Pertamina ingin mengajak masyarakat berkontribusi langsung mengurangi dampak emisi gas buang terhadap kesehatan lingkungan tanpa mengesampingkan performa kendaraan,” ujarnya.

Berdasarkan catatan Pertamina, porsi konsumsi jenis gasoline (bensin) secara nasional, pada Januari 2020, porsi konsumsi Pertalite masih di angka 58 persen dan Premium 29 persen.

Tercatat per 23 Mei 2021, secara nasional Pertalite menjadi primadona masyarakat Indonesia dengan porsi konsumsi nasional sebesar 70.3 persen, Premium tinggal 12,6 persen, bahkan lebih rendah dari Pertamax.

“Penerimaan masyarakat terhadap PLB sangat luar biasa ditunjukkan dengan adanya kesadaran masyarakat. Inilah yang kami harapkan dari PLB, Pertamina ingin mengedukasi manfaat BBM berkualitas dengan membuat masyarakat merasakan sendiri manfaatnya,” tuturnya.

“Kedepan kami akan terus evaluasi wilayah lain agar dapat mendapatkan ‘pengalaman konsumen’ yang sama dengan wilayah yang sudah merasakan PLB,” pungkasnya. (int/*)