oleh

Danyon C Pelopor Pimpin Tradisi Penerimaan Bintara Remaja

Armansyah-Berita, Institusi-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Setelah menyelesaikan pendidikan di lembaga pendidikan Polri, setiap personel Bintara remaja akan melewati tahap pembinaan tradisi (Bintra) pada kesatuan tempat mereka ditugaskan.

Pembinaan tradisi ini dimaksudkan agar setiap anggota Polri yang baru dilantik atau memasuki kesatuan yang baru dapat segera menyesuaikan diri baik dalam hal sikap maupun kemampuan-kemampuan yang ada di kesatuan tersebut.

Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel menggelar upacara pembukaan pembinaan tradisi anggota remaja Batalyon C Pelopor. Upacara pembinaan tradisi ini dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan dan diikuti oleh seluruh anggota Brimob Bone.

Hal ini merupakan tindak lanjut dari masuknya dua personel remaja yang selama ini telah dibina di Mako SatBrimob Polda Sulsel.

Saat menjadi inspektur upacara dalam kegiatan ini, Danyon C Pelopor berpesan kepada personel remaja yang akan menjalani pembinaan tradisi untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan semangat dan ikhlas.

Danyon Nur Ichsan menjelaskan, kegiatan pembinaan tradisi Batalyon C Pelopor ini dilaksanakan untuk menyiapkan diri rekan-rekan personel remaja agar siap bertugas di kesatuan ini utamanya dalam hal mengimplementasikan Bhakti Brimob Untuk Masyarakat.

“Jadi saya harap kepada personel Bintara remaja untuk mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan ikhlas. Kemudian bagi para pembina saya berpesan untuk membimbing adik-adik kita sebaik-baiknya agar mereka cepat menyesuaikan dengan kegiatan di Batalyon C Pelopor,” ungkap Kompol Nur Ichsan, Selasa (8/6).

Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam upacara pembukaan pembinaan tradisi Batalyon C Pelopor di antaranya tradisi cium Tunggul Batalyon C Pelopor oleh personel remaja, sebagai simbol bahwa personel baru siap bergabung dan melaksanakan tugas di Batalyon C Pelopor.

Kemudian dilanjutkan penyiraman air kembang oleh Danyon C Pelopor kepada personel remaja, sebagai simbol diterimanya personel tersebut menjadi bagian Batalyon C Pelopor oleh Danyon dan keluaga besar Yon C Brimob Bone.

Danyon Nur Ichsan menambahkan proses pembinaan tradisi terhadap personel remaja Batalyon C Pelopor ini akan dilaksanakan selama 1 bulan penuh. “Jadi selama itu personel remaja akan fokus pada kegiatan-kegiatan pembinaan fisik dan mempelajari tugas-tugas operasional yang akan dihadapi nanti,” pungkasnya.

Terpisah, Dansar Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Anis menyebutkan setiap Batalyon dan Detasemen jajaran Satbrimob Polda Sulsel memiliki cara pembinaan tradisi yang berbeda-beda.

“Pembinaan tradisi terhadap personel Bintara remaja jajaran Satbrimob Polda Sulsel merupakan hal yang telah dilaksanakan secara turun-temurun. Dalam hal ini setiap Batalyon dan Detasemen jajaran Satbrimob Polda Sulsel memiliki cara yang berbeda-beda dalam melakukan pembinaan tergantung pada situasi dan kondisi dimana tempat mereka bertugas,” jelas Muhammad Anis.

“Kemudian untuk pembinaan tradisi ini, kami sangat mengedepankan pembentukan fisik dan mental dari personel sehingga mereka benar-benar siap terjun ditengah masyarakat dan dapat mengimplementasikan Bhakti Brimob Untuk Indonesia dengan baik,” pungkasnya. (*)