oleh

Tidak Jadi Berangkat ke Tanah Suci, Calon Jemaah Haji Bisa Tarik Setoran BPIH

Editor : Any Ramadhani, Penulis : Hikmah-Info Umroh/Haji, Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM- Kementerian Agama memastikan setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) dapat ditarik oleh calon jemaah haji tahun 2021/1442 hijriah.

Hal tersebut diutarakan Anggota Dewan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Hamid Paddu, menyusul adanya Keputusan Menteri Agama Nomor 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji tahun 1442 H/2021 M.

Dalam keputusan tersebut, pemerintah kembali mengambil kebijakan tak memberangkatkan jemaah haji akibat masih adanya ketidakpastian di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Hamid menjelaskan, setoran dana Calon Jamaah Haji ada dua jenis yakni setoran awal sebesar Rp25 juta dan setoran pelunasan sebesar Rp10 juta.

Dari dua jenis tersebut,  setoran yang bisa ditarik setoran pelunasan yang nominalnya Rp10 juta dengan Calon Jamaah Haji yang menarik melakukan pelaporan ke Bank tempat melakukan penyetoran dana haji.

Untuk mekanisme, bank tersebut mengajukan ke Kementrian Agama lalu Kemenag melakukan verifikasi,setelah diserahkan BPKH untuk dilakukan transfer.

“Uang pelunasan yang jumlah Rp10 juta kalau ada yang membutuhkan boleh diambil lagi, dengan mudah, yaitu diajukan saja di bank tempat menyetor, tidak lebih dari 3-4 hari prosesnya dikirim ke Kemenag yang diverifikasi, lalu diserahkan BPKH yang melakukan pembayaran, penarikan ini tidak mengurangi status daftar tunggu Calon Jamaah haji,” jelas Hamid, Kamis (10/6).

Sebelumnya, kata Hamid, sebanyak 500 orang se Indonesia Calon Jamaah Haji (CJH)  menarik setoran pelunasannya. Namun masih banyak juga calon jamaah yang tidak menarik uang setoran pelunasannya.

Uang tersebut, kata Hamid, tetap diinvestasikan, dan hasil investasinya telah dikembalikan ke Calon Jamaah Haji yang bersangkutan berupa bagi hasil.

Sementara Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Sesditjen PHU) Ramadan mengatakan, terdapat tata cara jemaah haji untuk meminta pengembalian setoran pelunasan BPIH. Jemaah haji mengajukan permohonan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama di tempat jemaah haji mendaftar.

Permohonan tersebut akan diverifikasi dan diproses oleh Kemenag. Nantinya Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) akan menerbitkan surat permohonan pengembalian setoran pelunasan BPIH kepada

Nantinya BPKH akan menerbitkan surat perintah membayar kepada bank penerima setoran (BPS) BPIH. Setelah itu, BPS BPIH akan melakukan transfer ke rekening jemaah haji. “Seluruh tahapan ini diperkirakan akan berlangsung selama sembilan hari,” terang Ramadan.

Proses pengembalian setoran pelunasan BPIH memakan waktu mengingat dilakukan dari daerah hingga ke BPS. Hal yang sama juga berlaku kepada jemaah haji khusus. (*)