oleh

Tiga OPD Ini Diduga Penyebab Takalar Kembali Gagal Capai WTP

Editor : Any Ramadhani, Penulis : Supahrin-Headline, Takalar-

TAKALAR, BACAPESAN.COM – Upaya dan kerja keras seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Takalar mengejar opini dari BPK berupa wajar tanpa pengecualian (WTP) belum berhasil, sehingga dengan demikian, Pemkab Takalar masih tetap berkutat pada opini wajar dengan pengecualian (WDP)

Kepala Badan pengelola keuangan daerah (BPKD) kabupaten Takalar, Dahlan Jalamang mengatakanz gagalnya pemkab Takalar meraih WTP karena adanya dua item masalah yang ditemukan oleh pemeriksa BPK perwakilan SulSel.

Kedua item yang menghambat WTP antara lain, adanya temuan aset berupa kendaraan berat yang belum dilelang dan penggunaan anggaran biaya operasional sekolah (BOS) tahun 2020

“Aset dan penganggaran dana BOS yang menjadi penyebab Takalar belum meraih WTP, padahal kerja keras membenahi semua pengelolaan keuangan telah diperbaiki dengan sebaik mungkin,” Kata kepala BPKD, Dahlan Jalamang, Rabu (9/6)

Dahlan, menambahkan bahwa penggunaan aset ditiga OPD lingkup Pemkab Takalar mempengaruhi WTP belum diraih, ketiga OPD tersebut yakni Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Kelautan dan Perikanan.

” Tiga dinas tersebut kembali harus bekerja keras membenahi temuan aset itu, sehingga kedepannya Takalar sudah bisa meraih WTP,” Ucap kepala BPKD Takalar ini.

Penganggaran dana BOS tahun 2020 menjadi temuan, karena BPK berpendapat dana BOS tidak dianggarkan oleh APBD.

“Sangat disayangkan, penggunaan dana BOS menjadi temuan, karena alasan dana BOS harus masuk ke APBD, sementara dana BOS berdasarkan juknis Kementerian langsung masuk rekening sekolah,” Jelasnya. (*)