oleh

Prodi MTB Poltekpar Makassar Kembangkan Bahan Lokal Jadi Kuliner Baru

Editor : Any Ramadhani, Penulis : Hikmah-Enrekang-

ENREKANG, BACAPESAN.COM– Politeknik Pariwisata Makassar (Poltekpar)  Makassar menggelar Bimbingan Teknis Program Studi Manajemen Tata boga (MTB).

Kegiatan yang bertema ‘Pemanfaatan Bahan Lokal dalam Pengembangan Kuliner’  ini dilaksanakan selama dua hari di Desa Kadingeh, Kabupaten Enrekang.

Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang peserta yang merupakan warga masyarakat dari empat dusun yang ada di Desa Kadingeh. Bimbingan teknis ini dibuka oleh Ketua Program Studi Manajemen Tata Boga (MTB), Lily Dianafitry Hasan.

Dalam sambutanya, Lily menyatakan bahwa salah satu tugas pokok Poltekpar Makassar selain melaksanakan pendidikan dan penelitian adalah pengabdian masyarakat.

“Salah satu tuntutan akreditasi program studi adalah melakukan kegiatan pengabdian masyarakat yg dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Poltekpar Makassar,” ucap Lily.

Lebih jauh dia menjelaskan, pada bimbingan teknis kali ini Prodi MTB mengangkat hasil penelitain mahasiswa serta uji coba produk yang memanfaatkan bahan lokal dengan pendampingan dosen.

Adapun produk yang dihasilkan adalah hasil olahan kacang merah seperti susu kacang merah, srikaya berbahan dasar sari kacang merah dan syrup susu kacang merah. Produk ini dikembangkan oleh Syahrul Ahmad dan Tim.

Produk lainnya adalah olahan dari bahan dasar Tepung Pulu Mandoti berupa Kue Pie yang dikembangkan oleh Arni Isnaini serta Kue Mochi oleh Nur Ayu Wahdana R membuat Moci. Tepung Pulu Mandoti ini dipilih untuk dikembangkan karena  sangat mudah didapatkan di Desa Kadingeh, Kabupaten Enrekang.

Anggota DPRD Propinsi Sulawesi selatan komisi B yang membidangi Ekonomi, Pendidikan, Kebudayan dan Pariwisata Bapak Ir H.Saharuddin yang turut hadir dalam acara ini mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Prodi MTB Poltekpar Makassar.

“Semoga kedepannya kegiatan ini sering dilakukan dan tidak hanya ditingkat desa saja tetapi sampai dengan tingkat kabupaten,”pungkasnya. (*)