oleh

Bupati Tidak Anti Kritik, Aspirasi Disampaikan Secara Santun

Editor : Any Ramadhani-Bulukumba-

BULUKUMBA, BACAPESAN.COM – Bupati Bulukumba HA Muhtar Ali Yusuf, memberi ruang kepada masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi.

Pintu dialog tetap dibuka. Kritikan kepada Pemkab tidak akan dihalangi. Bupati menegaskan dirinya tidak anti kritik. Hanya saja, aspirasi yang akan disampaikan, dilakukan dengan cara yang baik dan santun.

Bupati Bulukumba HA Muhtar Ali Yusuf, menyampaikan hal itu menanggapi demonstrasi ricuh di halaman depan kantor Bupati Bulukumba.

Bupati seniri menyayangkan demonstrasi aktivis PMII Bulukumba yang berakhir ricuh. Berbicara dihadapan pengurus dan anggota PGRI Bulukumba yang
menghadiri konferensi kerja PGRI, Bupati Bulukumba HA Muhtar Ali Yusuf, mengatakan penyampaian aspirasi dengan cara berorasi dan membakar ban dinilai kurang etis dan efektif.

Bupati HA Muhtar Ali Yusuf, mengaku dirinya membuka kesempatan kepada demonstran untuk melalukan dialog, tetapi ajakan untuk dialog tidak
direspon. Mereka tetap melakukan orasi serta ingin membakar ban. Tiga kali mereka dipanggil untuk dialog, tapi, tetap tidak direspon. Malah, sebaliknya, mereka menganggap Pemkab tidak bekerja.

Penyampaian aspirasi dengan cara dialog jauh lebih baik, dapat didengarkan dan diterima dengan baik serta efektif. Bupati HA Muhtar Ali Yusuf, memastikan dirinya siap dikritik, terbuka ruang untuk dialog.

“Cuma, adik adik mahasiswa senangnya berteriak-teriak,” kata dia.

Ia mengatakan, penyampaian aspirasi dengan cara yang santun, apalagi disampaikan dengan cara Sipakatau (saling memanusiakan) dan Sipakalebbi (saling menghargai satu sama lain) serta menghindari cara – cara yang bersifat anarkis dan vandalis. (*)