oleh

Bangsawan FSKN Pertahankan Nila-nilai Budaya Lewat Silaturahmi

Editor : Any Ramadhani, Penulis : Hikmah-Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM– Semakin maju sebuah peradaban, secara tidak langsung menggerus  kebudayan yang terdahulu. Hal tersebut membawa kekhawatiran tersendiri bagi FSKN (Forum Silaturahmi Kraton Nusantara).

Di Bugis Makassar misalnya, budaya siri’ menjadi budaya yang dijunjung tinggi dan diwariskan hingga ke anak cucu. Namun melihat keadaan saat ini, para bangsawan FSKN merasa perlu untuk menanamkan kembali budaya yang hampir tergerus itu.

Lewat kegiatan Silaturahmi Pengurus FSKN dengan para bangsawan di Sulsel, para bangsawan membicarakan mengenai fungsinya sebagai gerbang budaya. Tentu, upaya tersebut tak terlepas dari keterlibatan pemerintah dalam mempertahankan nilai nilai budaya Sulsel.

“Forum Silaturahmi Keraton nusantara ini merupakan upaya kami menjadi partner pemerintah baik di pusat hingga daerah.  Dalam kegiatan ini kami bicarakan bagaimana kita menjadi benteng adat dan budaya, karena kita tau para bangsawan bertugas merawat budaya,” ujar Karaeng Turikale VIII Maros,  sekaligus Ketua FSKN Sulsel,  TM Brigjenpol Dr H. A.A Mapparessa, Jumat (18/6).

Melalui forum ini pula, dirinya berharap generasi muda juga ikut paham dengan budaya sehingga kedepan budaya dapat diwariskan.

“Kami ingin anak anak kami lebih paham soal budaya si pakatau, si paka inga’,  sipaka labbiri, sipaka tuna.  Ini kalimat sepele tapi jika diaplikasikan sehari hari maka tidak akan ada kasus seperti kriminalitas,” pungkasnya. (*)