oleh

Marak Perusahaan Tambang di Seputar Je’neberang, Krg Kio: Atas Izin Pemprov, Bukan Pemkab Gowa

Editor : Any Ramadhani, Penulis : Hikmah-Gowa, Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni Krg Kio menegaskan maraknya perusahaan tambang di seputaran Sungai Je’ne Berang bukan atas izin pemerintah daerah tetapi melalui Pemerintah Provinsi.

Hal ini diungkapkan Krg Kio dalam wawancaranya pasca rapat aduan Lembaga Poros Rakyat terkait dugaan pengrusakan lingkungan di Sungai Je’ne Berang, Senin (21/6).

“Izin tambang itu dikeluarkan pemerintah provinsi. Tidak Ada itu ijin tambang dari kecamatan, yang bisa keluarkan ijin itu provinsi,” tegas Krg Kio.

Lebih jauh dirinya mengaku akan mencari solusi dan menindak perusahaan tambang jika memang ditemukan pelanggaran.

“Kegiatan hari ini untuk mencari solusi, bagaimana kita sama sama baik, baik untuk Perintah Daerah, Pemerintah Provinsi maupun stakeholder lainnya, dan tentunya untuk mencari solusi bagaimana sungai jeneberang tidak menjadi rusak,” ujar Krg Kio.

“Kita selalu menindak lanjuti bilamana ada laporan dari masyarakat, sudah ada beberapa yang diproses di pengadilan,” sambung orang nomor dua di Kabupaten Gowa ini.

Salah satu Aktivis Lembaga Poros Rakyat, Muhammad Ainun Ajib membenarkan, tidak ada campur tangan pemerintah Kabupaten Gowa terkait izin tambang tersebut.

“Yang mengeluarkan izin tambang adalah pemerintah Provinsi dalam rekomendasi kabupaten, dalam hal ini Kabupaten tidak ikut andil menentukan. Cuma yang kami sayangkan, terkesan ada pembiaran dari pemerintah Kabupaten Gowa,” ucapnya. (*)