oleh

DPRD Parepare Bersama Tim Gabungan Sidak Sejumlah Ritel Tak Berizin

Editor : Kalmasyari-Berita, Daerah, Parepare-

PAREPARE, BACAPESAN.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Kota Parepare yang terdiri dari Tim gabungan dari Dinas Perdagangan, dan Satpol PP, turun melakukan Inspeksi Mendadak (Sida) ke sejumlah ritel-ritel modern di Kota Parepare, Rabu (23/6/2021).

DKetua Komisi I Kaharuddin Kadir didampingi beberapa anggota dewan, dan Sekretaris Dinas Perdagangan Prasetyo Catur, menemukan beberapa Minimarket yang perizinannya bermasalah.

Bahkan kata Kaharuddin, ditemukan Alfamrt di SPBU Lumpue yang perizinannya sudah kadaluarsa.

“Ini yang kami kesal, ada yang kami temukan alfamart perizinannya 2015 dan sudah kadaluarsa, enam tahun dia melakukan usaha tanpa dokumen yang resmi,” jelas Kaharuddin.

Sejumlah minimarket atau ritel modern itu lanjut Kaharuddin, akan dievaluasi melalui rapat bersama Dinas Perdagangan untuk menindaklanjuti permasalahan-permasalahan yang ada.

“Nanti kami mengundang melalui rapat dan kita sama-sama mengevaluasi. Persoalan rekomendasinya apakah nanti kami akan tutup atau tidak, nanti dalam rapat diputuskan. Bisa saja kami tutup dan memberi kesempatan untuk mengurus sambil kita tutup, supaya ini harus ada efek jera. Dia cari keuntungan di Parepare, tapi kewajibannya dia tidak laksanakan,” ujarnya

Kaharuddin menambahkan, sejumlah toko ritel modern juga ditemukan tidak menyediakan space produk lokal. Sementara dalam aturan dalam pendiiran ritel modern harus menyiapkan tempat untuk produk-produk lokal.

Sementara itu Sekretaris Dinas Perdagangan Kota Parepare Prasetyo Catur menuturkan, sidak gabungan itu untuk menyikapi terkait persoalan perizinan yang sedang berkembang di Parepare dan ditemukan beberapa toko ritel modern yang tidak memperpanjang izin.

“Sebentar kami mengundang semuanya, mulai penanggung jawab perizinan dari beberapa toko ritel modern untuk bersama-sama duduk di Komisi I DPRD menyikapi persoalan perizinan ritel,” tambahnya
(***)