oleh

3.658 Kuota Jalur Zonasi Belum Terpenuhi

Any Ramadhani-Edukasi, Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Pendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Makassar untuk jalur zonasi jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) telah rampung.

Hasilnya, ada 3.658 kuota PPDB jalur zonasi yang belum terisi. Kuota yang kosong tersebut terdiri dari jenjang SD 2.924 kuota dan 734 kuota untuk jenjang SMP.

“Iya hasil dari jalur zonasi masih ada yang kosong,” ungkap Syarifuddin, Sekretaris Panitia PPDB Makassar, Minggu (27/6/2021).

Syarifuddin menjelaskan, Disdik Makassar akan melakukan pemenuhan kuota jalur zonasi. Pemenuhan kuota diagendakan pada pekan depan, tepat 29-30 Juni 2021.

“Pemenuhan kuota akan dilaksanakan setelah pendaftaran ulang selesai,” kata Syarifuddin yang juga Pejabat Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdik Makassar ini.

Saat ini, siswa yang dinyatakan lulus tengah melakukan pendaftaran ulang secara online. Pendaftaran ulang berlangsung 26-28 Juni 2021. Dimana, peserta didik yang lulus zonasi sebanyak 10.705 siswa untuk jenjang SD dan 7.790 siswa pada jenjang SMP.

Pemenuhan kuota dilaksanakan usai pendaftaran ulang untuk mengindetifikasi jumlah peserta didik yang tidak melakukan pendaftaran ulang.

“Jadi, pemenuhan kuota dilakukan untuk memenuhi kuota yang tidak terisi sejak awal dan untuk memenuhi kuota kosong dari kemungkinan adanya peserta didik yang tidak melakukan pendaftaran ulang,” terang Syarifuddin.

Pemenuhan kuota dilakukan dengan mengindentifikasi sekolah-sekolah yang berada di zonasi terdekat. Sekolah dengan pendaftar yang banyak akan dialihkan ke sekolah yang kekurangan pendaftar dalam zonasi terdekat.

“Tak dapat dipungkiri masih ada sekolah favorit di tengah masyarakat. Jadi, sekolah itu pasti memiliki banyak peminat. Dan banyak pula yang dipastikan tidak lulus. Yang menumpuk ini yang akan didrop ke sekolah terdekat yang kuotanya belum terpenuhi,” kata Syarifuddin.

Sementara pemenuhan kuota lantaran adanya peserta didik yang tidak mendaftar ulang dilakukan berdasarkan perangkingan.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Nielma Palamba mengakui, masih banyak ketimpangan yang terjadi, meski demikian Disdik masih menyediakan jalur afirmasi, prestasi dan perpindahan yang akan menampung 30% kuota.

“Masih ada harapan buat anak-anak yang tidak bisa lulus di jalur zonasi, ada 20% jalur afirmasi, kemudian perpindahan 5% dan khusus SMP masih ada 5% lagi untuk prestasi ” tutur Nielma.

Nielma mengatakan, sebagian besar laporan yang masuk menyangkut masalah data kependudukan, seperti koordinat, alamat yang tidak jelas hingga ada data siswa yang rangkap.

“Ada user-usernya double, minta direset ulang, di dalam KK tidak ada nomor, banyak alamat tidak jelas, hanya menyebut wilayah tidak rinci, itu nomor harus jelas karena KK tidak jelas, itu diubah ada kesalahan validator padahal berkas belum lengkap,” tutur Nielma. (int/*)