oleh

Waspada Calo Pendaftaran CPNS

Any Ramadhani-Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Pendaftaran Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di Sulawesi Selatan 2021 mulai buka hari ini, Rabu (306/2021). Masyarakat diminta berhati-hati terhadap praktik percaloan yang kerap terjadi pada masa rekrutmen.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Sulsel Imran Jausi mengatakan pendaftaran mulai dibuka pada tanggal 30 Juni sampai 21 Juli 2021. Proses pendaftaran berlangsung selama tiga minggu dengan mengakses laman sscasn.bkn.go.id.

“Sudah ada toh jadwalnya, besok (hari ini) mulai pendaftaran seleksi CPNS dari tanggal 30 hingga tanggal 21 Juli,” katanya.

Ia meminta para peserta segera menyiapkan dokumen yang dibutuhkan sebelum mendaftar. Syarat-syaratnya ada bisa dilihat di laman.

“Proses pendaftaran masih seperti tahun lalu. Ada kartu keluarga, KTP, pas foto, ijazah dan, SKCK,” ujar Imran, Selasa (28/6/2021).

Ia menegaskan agar para peserta tak mempercayai calo. Hasil tes sudah tidak bisa diintervensi seperti dulu. “Kita juga menjaga kemungkinan-kemungkinan terjadinya kecurangan misalnya calo dan lain sebagainya,” tegasnya.

Seleksi tahun ini, kata Imran akan lebih ketat. Misal, jika dulu hanya menggunakan scanner wajah, tahun ini semua komputer menggunakan kamera. Kemudian kartu tes discan dicocokkan dengan KTP. Ada pula penggunaan metal detektor.

“Sudah ada face identification, nanti ada kamera di setiap komputer yang dipakai sehingga mukanya akan kelihatan. Ada scan wajah, tahun lalu hanya pake scanner. Tidak ada kesempatan joki bermain,” tuturnya.

Imran mengaku telah mempersiapkan langkah-langkah terkait penerimaan CPNS tahun 2021, mulai dari pembentukan panitia seleksi daerah hingga persiapan Kouta CPNS bagi cumlaude dan peserta disabilitas.

Untuk pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang terdiri dari materi ujian Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) akan dilaksanakan di Celebes Convention Center (CCC) Kota Makassar.

Imran Jauzi mengaku pihaknya memilih tempat tersebut dikarenakan penyelenggaraan seleksi SKD CPNS tahun ini dibutuhkan tempat yang luas serta dibutuhkan sekitar 500 hingga 600 unit komputer.

“Jadi memang kita butuh tempat yang lebih luas kita butuh unit komputer lebih banyak, kita butuh komputer kurang lebih 500 sampai 600 unit, kalau di UPT paling 100–200 unit,” jelasnya.

Dalam penyelenggaraannya SKD, Imran Jauzi menyebut peserta diwajibkan untuk taat terhadap protokol kesehatan yang telah dikeluarkan oleh BKN mengingat saat ini masih dalam kondisi Covid 19. “Saya kira protokol kesehatannya itu diatur secara nasional oleh BKN, prokes itu pasti kita jaga,” pungkasnya.

Pemprov Sulsel diketahui mendapatkan kuota formasi CASN 349 formasi. 103 kuota diantaranya untuk tenaga kesehatan. Sisanya tenaga teknis, ada 246 formasi. Seperti polisi kehutanan dan pekerja sosial.

Selain CPNS, Pemprov juga membuka lowongan bagi Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tahun anggaran 2021.

Adapun rincian formasi yang dibutuhkan untuk PPPK sebanyak 8.434. Rinciannya untuk formasi guru sebanyak 8.371 kuota, formasi tenaga kesehatan 33 kuota, dan tenaga teknis sebanyak 30 kuota. (*)