oleh

PPKM Darurat, Aprindo: Kebijakan Pemerintah Harus Efektif dan Bijaksana

Any Ramadhani-Ekobis-

JAKARTA, BACAPESAN.COM – Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) meminta, operasional ritel moderen dan mal sebagai sektor essensial dapat tetap berlangsung normal selama pelaksanaan PPKM Darurat.

Ketua Umum Aprindo, Roy N Mandey menilai, bahwa perihal pembatasan operasional sektor Ritel Modern & Mall sebagai sektor esensial yang menyediakan kebutuhan pokok sangat tidak efektif & relevan. Sebab, dalam situasi apapun masyarakat tetap akan memenuhi kebutuhan pokok dan tidak mungkin dihilangkan maupun ditunda.

“Kita bersama tentunya tidak mengharapkan multi dimensi pada krisis kesehatan, ekonomi & sosial diakhirnya melainkan yang kita harapkan adalah keluar dari krisis pandemik & kemajuan ekonomi,” Kata Roy, dalam pesannya yang diterima FIN, Kamis (1/7/2021).

Selain itu, kata Roy, pembatasan jam operasional berpotensi terjadi nya kedatangan masyarakat yang signifikan pada jam operasional yang diperketat. Pembatasan juga akan mengakibatkan semakin terpuruk nya barang dagangan para UMKM yang menaruhkan harapan penjualan produk-produknya menjadi tidak laku.

“Khawatirnya lagi, melambatnya produktivitas sektor manufaktur makanan minuman serta berpotensi penutupan gerai ritel yang tak terhindarkan yang bermuara pada tergerusnya konsumsi rumah tangga sebagai kontributor terbesar (60% pada PDB) bagi harapan pertumbuhan ekonomi di Indonesia karena pembatasan operasional mengakibatkan mobilitas masyarakat terbatas datang ke gerai Ritel & Mall,” tuturnya.

“Apalagi Mall & Ritel, memiliki fasilitas prokes yang memadai, yang dikelola profesional oleh korporasi, hingga sekarang bukan cluster pandemik, karena tetap konsisten menerapkan Prokes dengan disiplin ketat,” tambahnya

Menurut Roy, jika berkaca dari pengalaman pihaknya pada 2020 dalam menghadapi dan menanggulangi Covid-19, hal itu dapat memberikan cara pandang yang berarti, bahwa Covid-19 akan hidup bersama, hanya dengan disiplin kuat dengan penerpan prokes 5 M sebagai adaptasi kebiasaan baru (AKB) dan ber-fokus pada kecepatan dan peningkatan upaya mem-‘Vaksinasi’ Massal yang lebih cepat.

“Aprindo meng-apresiasi atas segala upaya Pemerintah untuk menanggulangi-nya dengan penerapan Prokes 5 M ketat pada masyarakat dan pelaksanaan 3 T oleh Pemerintah, sesuai PPKM Mikro yang saat ini berlaku nasional selain Vaksinasi yang terus juga diupayakan meningkat,” ujarnya.

Dalam kondisi seperti ini, Roy tidak mengingikan pengorbanan yang telah dilakukan sebagai ‘pejuang ekonomi’ yang tergerus karena pandemik bersama sektor-sektor lainnya. Kendati begitu, ia mengaku akan tetap bertahan melayani kebutuhan pokok sehari-hari masyarakat, meningkatkan penerimaan PPN atas produk-produk yang dijual, menjaga keseimbangan Inflasi harga produk selama 15 bulan terakhir ini.

“Jangan sampai semua akan kandas kembali akibat kebijakan yang diputuskan dengan tidak efektif & arif bijaksana. Bahkan cenderung menimbulkan multi tafsir dan multi cara penerapan di daerah daerah, dengan berbagai alasan sensasi atau dalih-dalih untuk mengurangi jumlah kasus positif Covid-19. Sementara Covid-19 tidak berangsur konstan melandai dan kita semua belum dapat ‘lolos’ dari pandemik yang tidak pernah kita harapkan,” jelasnya

Kendati demikian, Roy memastikan, bahwa Ritel Modern & Mall, akan mendukung setiap ketentuan yang ditetapkan Pemerintah sepanjang memang efektif untuk menekan laju lonjakan jumlah kasus positif Covid-19. Terlebih pihaknya menghimbau agar rencana keputusan kiranya dapat dipertimbangkan kembali secara mendalam.

“Apakah memang benar – benar efektif untuk menekan jumlah kasus positif Covid-19 yang sedang melonjak fluktuatif saat ini atau hanya karena terdelusi dengan segala hal yang tidak melalui observasi yang sangat mendalam atau mendengar dan mendapatkan asumsi tanpa mengajak pelaku usaha riil kompeten untuk berkomunikasi sebagai upaya bersama sama menanggulangi pandemi Covid-19,” pungkasnya. (int/*)