oleh

Tugu Prasasti Menandakan Program TMMD Di Desa Kunyi Rampung 100 Persen

Editor : admin 1, Penulis : Sudirman-Berita, Daerah, Sulbar-

POLMAN, BACAPESAN.COM – Tugu prasasti TMMD 111 Kodim 1402/Polman yang telah dibangun pertanda kegiatan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-111, dengan sasaran perintisan jalan sepanjang 1977 x 4 meter, pembuatan 10 unit Duicker dan pembangunan 1 Unit jembatan sepanjang 13 x 4 meter di Desa Kunyi, Kecamatan Anreapi rampung 100 persen.

Komandan Kodim 1402/Polman Letkol Czi Masni Etha Yanurianedhi, yang juga selaku Dansatgas TMMD Ke-111 menyebut Pembuatan prasasti tersebut merupakan saksi sejarah atas pelaksanaan TMMD ke 111 di Desa Kunyi ini, Selasa (13/7/2021).

“Prasasti itu juga nantinya akan menceritakan banyak hal tentang perjuangan dan gotong-royong anggota satgas TMMD yang terdiri dari Anggota TNI dan Polri bersama warga menyelesaikan seluruh pekerjaan hingga tuntas,” jelas Dandim.

Selama pelaksanaan TMMD Ke 111, Lanjut dikatakan Dandim, Berbagai pihak ikut serta berperan aktif dalam terlaksananya program ini, ada yang terlibat dalam pengerjaan sasaran fisik dan ada juga yang terlibat dalam kegaiatan non fisik berupa penyuluhan sesuai dengan bidang masing-masing.

Dengan adanya kerjasama dalam wadah sinergi, maka disebuah bangunan tugu TMMD Ke 111 dicantumkan logo Mabes TNI kemudian Logo Kodam Hasanuddin bersanding dengan Polda Sulbar dan juga Logo Pemkab Kabupaten Polewali Mandar .

Tugu Prasasti ini juga merupakan salah satu simbol yang menjadikan bukti nyata kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-111 Kodim 1402/Polman di Desa Kunyi, Kecamatan Anreapi selama 1 bulan.

Sementara Anri, Kades Kunyi mewakili masyarakat Desa menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan TMMD Di Desanya.

“Program TMMD sangat bermamfaat bagi warga kami karena selain pembangunan sasaran fisik, TMMD ini juga menumbuhkan semangat gotong royong di masyarakat.” Ucap Anri

Selai itu Kata Kades, mental masyarakat juga dibangun dengan berbagai kegiatan penyuluhan.

“Adanya tugu ini setidaknya akan menjadi kenangan tersendiri bagi kami masyarakat desa Kunyi dan Masyarakat Polewali Mandar pada umumnya,” tandasnya. (*)