oleh

Rokok dan Miras Ilegal Dominasi Pelanggaran Bea Cukai di 2021

Editor : Any Ramadhani, Penulis : Hikmah-Hukum, Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – DJBC sulawesi Bagian Selatan mendapati 456 kali penindakan terhadapi pelanggaran bea cukai sepanjang Januari hingga Juni 2021.

456 kasus tersebut meliputi penindakan di bidang cukai, ekspor dan impor. Yang mencengangkan, dari ratusan kasus tersebut, 266 penindakan di dominasi penindakan cukai rokok dan Miras.

“Dari 266 kali penindakan tersebut, didapati 5,3 batang rokok ilegal dan 5.621 liter minuman keras ilegal,” ujar Kepala Kantor Wilayah DJBC sulawesi Bagian Selatan, Parjiya dalam jumpa persnya, Rabu (14/7/2021).

Di posisi kedua, penindakan terhadap barang kiriman pos internasional yang mencapai 183 kali penindakan, kemudian disusul dengan penindakan terhadap narkotika sebanyak 52 kali.

“Ada 52 kali pengawasan dan penindakan terhadap narkotika, psikotropika, dan Precursor yang kami lakukan bersama Polri dan BNN dimana barang hasil penindakan berupa 10,75 kg sabu, 7,5 kg tembakau gorilla, 12 gr ganja, 5,1 kg zompiden dan 70 butir pinaca,” bebernya.

Selebihnya kata Parjiya, diisi oleh penindakan terhadap impor sebanyak 5 kali dan penindakan terhadap impor ekspor 2 kali. (*)