oleh

Dukung Program Merdeka Belajar, LLDIKTI Wilayah IX Kirim Perwakilan Duta

Any Ramadhani and Hikmah-Edukasi, Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara (Sultan Batara) ikut mendukung penerapan program merdeka belajar yang digagas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Nadiem Makarim.

Program yang bertujuan menghadirkan kemerdekaan dan kebahagiaan memperoleh pendidikan bagi mahasiswa tersebut dinilai menjadi wadah untuk memupuk potensi besar yang dimiliki anak muda Indonesia.

Lewat program ini, dukungan LLDIKTI Wilayah IX mengalir dengan hadirnya seleksi Duta Mahasiswa Merdeka Belajar. Pada ajang tersebut, LLDIKTI Wilayah lX berhasil menerima 37 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk kemudian diseleksi dan dikirim berkompetisi ke tingkat Nasional.

“Saya mengapresiasi Perguruan tinggi yang ikut mengirimkan perwakilan mahasiswa dalam pemilihan Duta Merdeka Belajar ini. Apalagi waktu yang diberikan hanya dua hari dan 37 perguruan tinggi dari tiga provinsi yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat telah mengirimkan masing masing perwakilannya. Setelah proses seleksi, para Duta perwakilan akan kami kirimkan untuk berkompetisi ditingkat nasional” ungkap Kepala LLDIKTI Wilayah lX, Prof. Dr. Ir. Jasruddin, belum lama ini.

Yang membanggakan kata Prof. Jasruddin, dalam proses seleksi dilingkup wilayah, 37 kandidat ini paham betul mengenai merdeka belajar.

“Menariknya, meski Perguruan tinggi mengirimkan perwakilan mendadak, namun pemahaman mahasiswa terhadap merdeka belajar sangat besar,” pungkasnya.

“Alasan yang mereka kemukakan juga sangat menarik dan nasionalis. Misalnya bagaimana mereka bisa berproses di berbagai tempat untuk membangun diri mereka, masa depan dan negara. Ini mengindikasikan mereka memikirkan perkembangan karir mereka dan juga tingginya rasa nasionalisme yang dimiliki,” beber Prof. Jasruddin

Hanya saja kata ProfJasruddin, dalam proses seleksi, dirinya menggarisbawahi kemampuan bahasa Inggris para Duta Merdeka Belajar ini yang masih minim. Dia mengungkapkan, dari 37 peserta perwakilan masing masing kampus, hanya sekitar 4 persen yang memiliki kemampuan bahasa Inggris.

“Ada masalah yang di garis bawahi, dari keseluruhan perwakilan Duta Merdeka Belajar, hanya 10 persen yang bisa bahasa Inggris, sekitar 4 persen fasih bahasa Inggris dan fenomenanya sekitar 70 persen hanya paham bahasa Inggris dari segi speaking,” pungkasnya

Selanjutnya, dari proses seleksi yang dilakukan LLDIKTI Wilayah lX sekitar 16 hingga 17 perwakilan Duta Merdeka Belajar akan di kirim ke tingkat nasional, “Kuota untuk kami sebanyak 15, namun karena hasil penilaian ada beberapa yang memiliki nilai sama maka kami meminta kuota ditambah, mudah mudah di terima,” ujarnya

Prof Jasruddin juga berharap kegiatan ini dapat sukses dan berkelanjutan.

“Dengan adanya proses seleksi ini, kita jadi tau bahwa mahasiswa kita kurang dari segi penguasaan bahasa Inggris dan ini tidak baik untuk persiapan generasi di era milenial sehingga harus dibenahi,” sebutnya

“Tahun ini mungkin belum maksimal karena terkendala waktu persiapan yang hanya dua hari, namun harapannya di kemudian hari dapat terlaksana dengan baik. Nantinya kami juga akan memberikan apresiasi berupa Sertifikat bagi para duta, sertifikat khusus untuk para pemenang ditingkat wilayah, begitupun kita juga berharap kampus yang telah mengirimkan perwakilannya dapat memberikan sertifikat yang di harapkan bisa menjadi salah satu pertimbangan untuk mendapatkan beasiswa,” harapnya. (*)