oleh

Oknum Pendamping Desa di Takalar Diduga Nyambi Jadi Pengurus Parpol Gelora

Editor : Any Ramadhani, Penulis : Ady-Takalar-

TAKALAR, BACAPESAN.COM – Salah seorang oknum pendamping Desa di Kecamatan Galesong Utara, Asis Nyampa diduga nyambi jadi pengurus salah satu Partai Politik (Parpol) di Kabupaten Takalar.

Padahal, berdasarkan peraturan
Mentri Desa Nomor 3 Tahun 2015 tentang Pendamping Desa (PD) atau Pendamping Lokal Desa (PLD) dilarang aktif di kepengurusan Parpol.

“Asis Nyampa diduga tercatat sebagai pendamping desa di Kecamatan Galesong Utara, dan pengurus ketua partai Gelombang Rakyat (Gelora) di Desa Tamasaju,” kata sumber terpercaya saat dihubungi wartawan, Rabu (21/7/2021).

Pernyataan sumber terpercaya itu sejalan dengan Dirjen Pembangunan dan Pengembangan Masyarakat Desa (PPMD), Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Ahmad Erani Yustika.

Dikutip dari sejumlah media, Erani mengatakan akan memutus kontrak bila ditemukan ada pendamping yang merupakan pengurus Parpol.

“Akan kami putus kontrak kerjanya tanpa kompromi. Saya tidak memandang siapa pun,” ujar Ahmad Erani.

Menurut Erani, pendamping desa memiliki kode etik yang harus dijalankan. Kode etik tersebut tertuang dalam Undang-Undang Nomor 6 tentang desa dan Permendes Nomor 3 Tahun 2015 tentang pendamping desa. Dalam Undang-Undang tersebut, pendamping desa dilarang berafiliasi dengan partai politik.

Sementara itu, Asis Nyampa saat dikonfirmasi membantah jika dirinya merangkap jadi pengurus Parpol.(*)