oleh

Peminat CPNS dan PPPK Pemkot Makassar Tembus 6.365

Any Ramadhani-Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipail (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemerintah Kota Makassar terus meningkat. Hingga Sabtu (18/7/2021), pendaftar mencapai 6.365 orang.

“Hingga Minggu sore pendaftar atau yang login jumlahnya mencapai 6.365 orang,” kata Kadir Masri, Kepala Bidang Perencanaan dan Informasi Kepegawaian BKPSDMD Makassar, Rabu (21/7/2021).

Kadir menjelaskan 6.365 pendaftar terdiri dari 4.310 pendaftar CPNS, 303 pendaftar PPPK non guru dan 1.752 pendaftar PPPK guru. Dari jumlah tersebut, ada 2.642 orang yang menyelesaikan pendaftaran CPNS. Lalu, 1.780 orang yang menyelesaikan pendaftaran PPPK.

“Usai pendaftaran tanggal 21 nanti akan dilanjutkan dengan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada Agustus nanti,” kata Kadir.

SKD dijadwalkan 25 Agustus sampai 4 Oktober 2021. Hasilnya akan diumumkan 17 Oktober sampai 18 Oktober 2021. Sedangkan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dimulai 8 November sampai 29 November 2021, dan hasil integrasi SKD dan SKB akan diumumkan 15 Desember sampai 17 Desember 2021.

“Pengumuman kelulusan itu nanti 18 Desember sampai 19 Desember 2021. Khusus seleksi kompetensi PPPK itu dilakukan setelah SKD selesai di masing-masing titik,” papar dia.

Kendati hasil kelulusan sudah diumumkan, pemerintah tetap membuka masa sanggah bagi peserta yang ingin protes. Jadwalnya, mulai 20 Desember sampai 22 Desember 2021.

Pemerintah akan menjawab sanggahan tersebut pada 20 Desember sampai 29 Desember 2021, dan hasilnya akan diumumkan pada 30 Desember sampai 31 Desember 2021.

Peserta yang dinyatakan lulus wajib mengisi daftar riwayat hidup (DRH) yang dijadwalkan pada 1 Januari hingga 18 Januari 2022. Serta penetapan NIP dan NI PPPK akan diusulkan pada 19 Januari hingga 18 Februari 2022.

Plt Kepala BKPSDM Kota Makassar, Siswanta Attas mengimbau agar pelamar membaca aturan dengan teliti. Jika ada kendala atau kesulitan yang ditemui, pelamar dapat mengadukan hal itu. Admin yang bertugas akan memberikan jawaban atas persoalan pendaftaran.

“Lalu jika dokumen mengalami kerusakan, seperti pernah tertimpa musibah solusinya harus ada surat keterangan dari instansi terkait,” jelasnya. (*)