oleh

Akun Twitter Dibajak, Rachland Nashidik: Hak Saya Berekspresi Dirampas

Any Ramadhani-Nasional, Politik-

JAKARTA, BACAPESAN.COM – Akun Twitter milik politikus Partai Demokrat, Rachland Nashidik dibajak oleh oknum tak dikenal. Akun yang semula dengan user name @RachlanNashidik itu, dirubah menjadi nama @LeonardoCollin_ pada Ahad (8/8) malam.

“Twitter saya dibajak. Saya tidak bisa lagi menggunakannya. Akun saya itu sekarang berganti nama dengan nama asing, nama orang lain. Nama yang saya tidak kenal. Yang pasti saya tidak bisa lagi menggunakannya,” ujar Rachlan Nashidik melalui video yang diunggah oleh Andi Arief di Twitter-nya.

Rachland mengatakan bahwa kemungkinan ada pihak yang tidak senang dengan sejumlah cuitannya yang kerap kritik pemerintah. Sehingga akunnya dibajak orang.

“Saya tidak tahu siapa pihak yang bertanggungjawab terhadap perbuatan anti demokrasi ini. Yang pasti kemungkinan besar dia tidak suka dengan isi dari twitt saya. Yang memang kerap melancarkan kritik terhadap pemerintah khususnya dalam
penanganan covid-19 yang memakan begitu banyak jiwa rakyat Indonesia,” tuturnya.

Dia menyayangkan tindakan tersebut. Menurutnya, hal itu merupakan upaya pembungkaman terhadap demokrasi. Haknya untuk berpendapat dan berekspresi telah dirampas.

“Seminggu lagi hari kemerdekaan dirayakan, saya merasa tidak merasa bagian dari kemerdekaan itu. Hak saya atas kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi malam ini telah dirampas oleh pihak-pihak yang tidak menginginkan saya menggunakan hak politik saya untuk memberikan sumbangan pikiran dalam bentuk kritik, teguran kepada pemerintah,” ungkapnya.

Sebelumnya sejumlah akun milik pendukung pemerintah Jokowi juga di-suspend. Mereka adalah Ade Armando, Denny Siregar, Dewi Tanjung, dan Ferdinand Hutahaean. (int/*)