oleh

110 KK Kehilangan Tempat Tinggal, Danny: Kebakaran Terbesar Selama Ini

Any Ramadhani-Metro, Peristiwa-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Kebakaran hebat terjadi di Jalan Muh Tahir Kelurahan Jongaya Kecamatan Tamalate, Rabu (11/8/2021).

Api dengan cepat menjalar dan menghanguskan rumah berjumlah 110 milik warga sekitar.

Sulitnya akses menuju lokasi kejadian dan kerumunan warga, membuat petugas sempat kesulitan masuk ke lokasi kebakaran. Apalagi, rumah yang terbakar itu didominasi terbuat dari kayu, sehingga api mudah menjalar ke bangunan yang juga terbuat dari bahan yang sama dan saling berdempetan.

“Data sementara ada 110 unit rumah,” kata Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran kota Makassar, Hasanuddin.
Ia menduga penyebab kebakaran lantaran salah satu pemilik rumah lupa matikan kompor.

“Dugaan penyebab yaitu faktor lalai. Salah satu warga tengah memasak, namun ditinggal pergi. Akibatnya, tabung gas meledak,” ucapnya.

Beruntung dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa. Baik dari petugas maupun dari petugas yang ada di lokasi kejadian. Hasanuddin menyebut ada 22 mobil pemadam beserta 95 personel yang dikerahkan. Api dikuasai pukul 12.30 wita. Sementara total kerugian, masih dalam taksiran.

Pelaksana harian (Plh) Lurah Jongaya, Zulkifli di lokasi kejadian mengatakan, masih melakukan pendaaan jumlah warga terdampak kebakaran dan telah berkoordinasi dengan pemerintah kota, dalam hal ini Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

“Sudah dilaporkan ke pak wali kota. Kami saat ini sedang berkoordinasi dengan Dinsos serta BPBD untuk mendirikan dapur umum. Lokasi sementara kita masih cari mana yang mudah diakses,” katanya.

Saat ditanyakan apa penyebab kejadian, kata Zulkifli, belum diketahui pasti, tetapi sedang diselidiki aparat kepolisian untuk mengetahui penyebab kejadian.

Salah satu korban kebakaran, Farida, menuturkan, kejadian sekitar pukul 10.05 WITA. Ia hanya mampu menyelamatkan diri dan kedua anak serta ibunya saat kejadian. Seluruh barang miliknya hangus terbakar. Korban berharap segera dibantu Pemerintah Kota.

“Hanya baju di badan dan dua anak saya serta ibu yang selamat. Semua barang habis terbakar. Saya tidak tahu apa penyebabnya, tiba-tiba saja api langsung besar, katanya ada warga memasak tabung gasnya bocor,” papar dia saat mengungsi di Masjid Yasin di dekat lokasi kebakaran.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto yang juga mengunjungi langsung lokasi korban bencana kebakaran merasa prihatin serta keprihatinan atas kejadian ini.

“Semoga kejadian seperti ini tak terulang lagi,” harap Danny.

Danny mengatakan, baru kali ini ia mendapat bencana kebakaran sebesar tersebut. “Ini adalah kebakaran paling besar selama ini, semoga ini terakhir,” kata Danny.

Pada kesempatan ini, Walikota Danny secara simbolis menyerahkan bantuan secara simbolis Kepada Ketua RT perlengkapan sandang yang dibutuhkan para korban kebakaran berupa selimut, sarung dan tenda yang disaksikan oleh Lurah Jongaya.

Danny mengatakan, kedatangannya bukan hanya untuk meninjau melainkan untuk menyapa dan memberikan semangat kepada para korban kebakaran, agar tetap semangat menjalani kehidupan meskipun sedang diuji dengan musibah.

“Atas nama pribadi serta Pemkot Makassar menyampaikan turut sedih dan prihatin atas musibah kebakaran ini. Semua ini pasti ada hikmahnya. Dan alhamdulillah, segala bantuan juga kami sudah siap siagakan dalam melayani korban kebakaran, paling utama yakni untuk makan minum dan pengungsian,” pungkas Danny.

Di tempat padat penduduk itu, Danny terlihat memberikan bantuan moral bagi masyarakat yang rumahnya kini rata dengan tanah. “Semoga ke depan kita bisa meningkatkan kewaspadaan di rumah apalagi sekarang sudah masuk musim kemarau dimana angin bertiup cukup kencang,” tutur Danny. (*)