oleh

Polisi Ungkap Bandar Narkoba Kelas Kakap, Harga Sabu Ditaksir Rp 80 Miliar

Any Ramadhani-Hukum, Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Direktorat Resnarkoba Polda Sulsel mengungkap jaringan perdagangan narkoba kelas kakap di Kota Makassar. Dua orang sudah diamankan dan jaringan mereka masih diburu.

Dua orang yang ditangkas berinisial SY dan B. Keduanya diringkus di salah satu Hotel di Jalan Jenderal Sudirman Makassar, Rabu malam (26/8/2021). Sekitar 40 kg sabu turut disita sebagai barang bukti.

“Telah diamankan 2 orang berinisial SY dan B. Hasil penangkapan, diamankan barang bukti berupa narkotika sabu-sabu 40 kilogram. Ada juga pil ekstasi sebanyak 4.000 butir. Saat ini kedua orang ini masih diperiksa karena kita mengacu pada UU narkotika,” ujar Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan di kantornya, Kamis (26/8/2021).

Zulpan mengaku terduga berinial SY berasal dari Kalimantan Selatan dan BJ merupakan warga Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Ia menegaskan akan memburu jaringan para terduga. “Tim di lapangan masih bekerja untuk mengungkap pihak lain yang ada kaitannya dengan peredaran,” jelas Zulpan.

Polisi masih terus mengembangkan kasus ini, termasuk menyelidiki jaringan terkait. Barang bukti yang disita dipastikan narkoba jenis sabu dengan nilai mencapai puluhan miliar rupiah. Keduanya akan dikenai Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

“Kalau jumlahnya 40 kilogram maka diperkirakan nilai sabunya mencapai Rp 80 miliar,” sebut dia.

Meski demikian, dua pelaku yang ditangkap belum ditetapkan statusnya sebagai tersangka dan masih diperiksa dalam waktu 3 x 24 jam. “Di mana penetapan tersangka, penyidik punya kewenangan waktu 3 x 24 jam sebelum ditetapkan. Jadi selama itu masih ada pengembangan kasus,” katanya.

Namun yang pasti, dari hasil penangkapan itu ditemukan 40 kilogram narkoba jenis sabu-sabu dan 4.000 butir pil ekstasi, yang tersimpan dalam dua buah koper milik terduga pelaku itu.

Kabid Humas mengatakan, kasus ini tidak menutup kemungkinan dilakukan oleh dua orang itu saja yang kini masih diperiksa di Polda Sulsel. “Nanti didalami oleh tim dan tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan barang bukti dan pelaku lain,” katanya.

Keberhasilan personel Polda Sulsel mengamankan 40 kilogram narkoba jenis sabu-sabu diapresiasi anggota Komisi III DPR-RI Supriansa.

Menurut legislator asal Sulsel ini, jumlah narkoba itu bukanlah angka kecil. Bisa dibayangkan, kata mantan Wakil Bupati Soppeng ini, jika barang haram tersebut beredar di tengah masyarakat, tentu sangat merusak, apalagi dikonsumsi generasi penerus bangsa.

Menurutnya, keberhasilan itu tentu tidak terlepas dari usaha keras personel Polda Sulsel untuk mengungkap jaringan perdagangan narkoba di Sulsel tersebut.

“Saya memberi apresiasi yang sebesar-besarnya kepada jajaran Polda Sulsel atas kerja kerasnya melacak dan menemukan pelaku narkoba beserta barang buktinya 40 kilogram sabu-sabu,” bebernya.

Dia mengharapkan, keberhasilan mengungkap dan mengamankan sabu-sabu dalam jumlah besar yang diduga dari jaringan internasional itu, tidak berhenti sampai di situ saja.

Kalau perlu, beber salah seorang pendiri Makassar Intelectual Law (MIL) ini, diungkap hingga ke akar-akarnya dan jaringan lainnya untuk mencegah beredarnya barang haram itu di tengah masyarakat Sulsel.

“Kepada Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel dan jajarannya ini kerja yang baik,” jelas Ketua Badan Advokasi Hukum dan HAM Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar ini. (*)