oleh

Gotong Royong Bangun Sulsel

Any Ramadhani-Headline, Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Tugas Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman tidak mudah. Selain fokus penanganan Covid-19, juga membangun Sulsel.

Kasus yang menjerat Gubernur Sulsel non aktif Nurdin Abdullah memang membuat pembangunan di Sulsel jalan di tempat. Tak hanya itu, efek pandemi yang tengah melanda sejak dua tahun terakhir membuat pemerintah fokus penanganan dan pemulihan ekonomi.

Refocusing anggaran beberapa kali dilakukan, namun muaranya untuk penanganan Covid-19.
Sulsel perlahan bangkit. Andi Sudirman mengaku jika pembangunan di Sulsel dirancang mulai dari nol, bahkan minus.

“Di awal saya menjabat sebagai Plt Gubernur, kita bahkan harus membayar utang sebesar 500 miliar, dan itu kita lunasi hanya sebulan,” ujarnya saat menerima kunjungan Direksi Harian Harian Rakyat Sulsel di Rujab Wakil Gubernur Sulsel, Jln Yusuf Dg Ngawing Makassar, Kamis (2/9/2021).

Andi Sudirman pun telah mengajak DPRD dan banyak pihak untuk gotong royong membangun Sulsel. Termasuk media, dirinya berharap berita-berita positif bisa membantu pemerintah untuk mendapatkan investor untuk menunjang pembangunan di Sulsel.

“Kita harus bersama-sama membangun Sulsel. 2021 ini Pemprov mulai memetakan target program prioritas kedepan. Tahun 2022 kita akan fokus pada pembenahan infrastruktur, khususnya jalan. Sementara 2023, kita akan fokus pada peningkatan PAD,” jelas Andi Sudirman.

Soal target politik, Andi Sudirman mengaku saat ini hanya fokus untuk bekerja. Dirinya pun belum berpikir untuk bergabung dengan salah satu parpol di Sulsel.

“Kalau soal itu (gabung parpol) belum. Memang sudah ada yang coba komunikasi, tapi saya belum berpikir kesitu, saya hanya fokus bekerja untuk pemerintahan dan kepentingan rakyat,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Andi Sudirman mengatakan jika media merupakan salah satu mitra terbaik Pemerintah Provinsi Sulsel. Dirinya pun mengajak Harian Rakyat Sulsel untuk bersinergi dan berkontribusi dalam membangun Sulsel.

“Tidak bisa dipungkiri pemerintah saat ini banyak terbantu oleh peran media. Bukan hanya informatif, tapi media kita harap sebagai kontrol pengawasan pemerintah dan memberikan berita yang bisa mengedukasi masyarakat,” kata Andi Sudirman.

Kedepan, lanjut Andi Sudirman, dirinya berharap berita-berita positif bisa membantu pemerintah untuk mendapatkan investor untuk menunjang pembangunan di Sulsel.

“Kita tentu ingin berita-berita positif dari media yang nantinya bisa menarik minat calon investor ke Sulsel, kalau beritanya negatif terus mana bisa kita berkembang, jadi mari kita sama-sama membangun Sulsel,” harapnya.

Maka dari itu Andi Sudirman meminta kepada jajaran OPD untuk memberi ruang kepada media terutama media lokal untuk bekerja memberikan pemberitaan kepada masyarakat.

“Saya minta berikan karpet merah untuk media lokal, memberi pemberitaan yang proporsional. Yang pas pas saja, pas pemberitaannya pas programnya,” ucapnya.

Sementara, Direktur Utama Harian Rakyat Sulsel Faizal Palapa mengungkapkan inginannya untuk menjalin kerjasama dengan Pemerintah Provinsi dalam pemberitaan untuk membantu penyampaian informasi kepada masyarakat.

Terpisah, Anggota Komisi D DPRD Sulsel, Ady Ansar mengatakan, apa yang dilakukan oleh Andi Sudirman Sulaiman beda dengan yang dilakukan oleh Nurdin Abdullah yang lebih fokus membuat jalan baru dalam hal ini konektivitas antara wilayah.

“Saya lihat pak Plt akan fokus pada perbaikan jalan. Seperti Pinrang-Sidrap dan Soppeng-Sidrap,” katanya.

Politisi NasDem ini mengatakan, apa yang dilakukan Andi Sudirman sudah termuat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Yang pasti kata dia, pihaknya mendukung pemerintah memaksimalkan pembangunan daerah. Termasuk pemulihan ekonomi yang melambat akibat pandemi Covid-19. Karena itu diharapkan agar semua pihak terlibat dalam membangun Sulsel.

“Mari semua bersinergi ikut membangun terutama mensukseskan program pembangunan,” tutupnya. (*)