oleh

Pejabat Struktural Pesantren IMMIM Putra Dilantik

Any Ramadhani and Hikmah-Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM– Pesantren Ikatan Masjid Musalah Indonesia Muttahidah (IMMIM) putra menggelar pelantikan pejabat struktural.

Dalam pelantikan tersebut, para pejabat
struktural yang dilantik diberikan amanat untuk mengisi posisi ataupun kekosongan dalam struktural Pesantren IMMIM.

Adapun beberapa pejabat struktural yang dilantik diantaranya satu Orang Dewan Pengasuh yakni Ustadz Taufan Lima Orang Koordinator Ustadz Mursyid, Ustadz Hamzah Harun, Ustadz Andi Takdir, Ustadz Mubarak Mustafa dan Andi Rosdin Syarif.

Untuk Kepala Kekampusan Moncongloe, yang diberi amanah adalah Ustadz Izharul, Wakil Kepala Ekstrakurikuler yakni Ustadz A Sukriadi
Ketua Program Tahfiz yakni Ustadz Erfandi dan Wakil Ketua Program Tahfiz yakni Ustadz Amrul.

Adapun salah satunya untuk mengisi kekosongan dewan pengasuh, yang sebelumnya diduduki alm. H. Sardini digantikan oleh Dr. M. Taufan. kemudian ada pergeseran dlm Jabatan Kepala Kampus dr Andi Sukriadi dialihkan kepada Izhar Haq, sedang Andi Sukriadi dialihkan ke Wakil Eskul.

Selain itu, ada juga dua tambahan dalam struktur Pesantren IMMIM Putra yang baru, yaitu Majlis Koordinator yg terdiri dari 5 bidang dan Program Tahfiz yang diketua H. Erfandi Muchtar, dengan ada pengisian, pergeseran dan penambahan struktur pada Pesantren Modern IMMIM Putra.

Ketua UMUM Yasdic IMMIM hm.Ridwan Abdullah MSc dalam sambutannya mengatakan, pelantikan pejabat struktural merupakan upaya untuk memperkaya khasanah organisasi sehingga menghasilkan sudut pandang bersama.

“Tuntutan internal dinamika yang kita hadapi sesuai dengan fakta yang ada tentu tidak bisa dilakukan satu dua orang yang berpikir namun melibatkan segala macam strata pemikiran dari bagian organisasi,” ujar Ridwan.

Menurut Ridwan, suatu organisasi yang dinamis akan berjalan jika para anggota organisasi dapat menempatkan dirinya sebagai pemimpin, pemikir sebagai pengatur dan sebagai pengatur yang fiistilahkan 4 kotak ajaib yang dapat mengeluarkan energi tenaga dan waktu.

“Setiap individu yang diserahi tugas dan tanggung jawab sadar bahwa kita dalam posisi orkestrasi dimana kita memiliki kumpulan orang yang memiliki skill sendiri,” Kata Ridwan

“Tentu diharapkan adanya peningkatan layanan ) penyesuaian dengan perkembangan di masa pandemi covid 19 dalam proses pembinaan dan pengajaran pada santri pada khususnya dan masyarakat pada umumnya,” harap Ridwan. (*)