oleh

Badan Anggaran DPRD Soroti PAD Sulbar

Any Ramadhani and Sudirman-Sulbar-

MAMUJU, BACAPESAN.COM – Tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulbar soroti Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai kurang maksimal.

Sorotan itu di sampaikan Badan Anggaran(Banggar) saat gelar rapat dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah(TAPD)di Rumah Aspirasi DPRD Sulbar, Selasa (7/9/2021).

Menurut Abdul Halim, banyak obyek berpotensi menghasilkan PAD di Sulbar namun tidak mampu mengelola dengan baik.

“Banyak obyek yang bisa menghasilkan PAD namun tidak serius cara mengelola agar bisa mengahasilkan PAD, seperti lahan perkebunan di Polman itu 50 hektare,” Kata Abdul Halim.

Lanjut Abdul Halim, jika lahan perkebunan 50 Hektare itu di fungsikan dengan baik maka secara otomatis akan meningkat PAD kita, seolah-olah apa ada itu saja dikerjakan.

Sementara itu, Sukri Umar juga menyoroti terhadap beberapa OPD lingkup Pemprov Sulbar yang dinilai kerjannya kurang maksimal.

” Kami minta gubernur evaluasi kembali terhadap BAPPEDA dan BPKPD kerena itu kurang maksimal cara kerjanya” Tegas Sukri

Diketahui, Badan Anggaran DPRD Sulbar menyoroti beberapa hal diantaranya BPJS-PBI, pekerjaan Rumah Sakit serta dana Sumbang pihak ketiga yang disulap menjadi APBD. (*)