oleh

Imam Shamsi Ali: Menunggu Komitmen Tokoh Umat untuk Mewujudkan Rumah Nyaman Bagi Muallaf di Amerika

Any Ramadhani-Internasional, Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Imam Shamsi Ali adalah salah satu tokoh agama yang sedang fenomenal, di Amerika, khususnya, dan di Indonesia umumnya. Shamsi Ali telah menggagas dan kini aktif membangun, merenovasi bangunan yang sudah ada, dan segera membangun masjid sebagai pusat peribadatan dan pendidikan Islam di Moodus, kota Hartford, Connecticut, Amerika Serikat, 2 jam dari kota New York.

Shamsi Ali mengaku terdorong ingin mendirikan rumah yang nyaman bagi para Muallaf, orang yang baru masuk Islam, lima tahun lalu, ketika ia sudah berkeliling berdakwah dan berbicara di berbagai forum internasional lintas agama, dialog Kristen-Islam-Yahudi di bumi Amerika.

“Saya ini sudah puluhan tahun di Amerika dan mulai mengenal kendala dan hambatan kemajuan syiar Islam dan saya ingin mewujudkan rumah yang nyaman bagi para Muallaf, memperkenalkan corak dan bentuk Islam yang indah, rahmatan lil alamin, ala Indonesia, dan tentu salah satu bagian utamanya adalah mengajarkan Islam ke anak-anak pelajar dari berbagai belahan dunia, model pesantren modern seperti di Indonesia,” lanjut Shamsi Ali.

Shamsi Ali telah mendirikan Nusantara Foundation dan memiliki lahan lebih 10 hektar di kota Hartford, Connecticut.

“Kami sedang membangun, melengkapi sarana dan prasarananya, dan sudah banyak tokoh dan pengusaha asal Indonesia yang memiliki perhatian, harapan, dan kepedulian yang tinggi terhadap pentingnya syiar Islam corak Indonesia di Amerika. Kami berharap beliau-beliau itu dapat segera turun tangan membantu kami, sebagai bentuk konkrit dari janji dan komitmen mereka terhadap kami, Pengelola Pesantren Pertama di Amerika, Pesantren Nur Inka Madani,” pungkas Imam Shamsi Ali.

Wawancara ini berlangsung kemarin dalam perjalanan kami bersama Imam Shamsi Ali, Ustadz Muthahhir Arif, dan M. Saleh Mude dan keluarga dari kota New York menuju Pesantren Nur Inka Nusantara Madani, Hartford. Merasakan kesejukan udaranya, terbayang kelak pondok ini menjadi etalase Indonesia di pentas internasional. Semoga. (*)