oleh

Tak Tolerir Peserta Terlambat, 310 Pendaftar Gugur

Any Ramadhani-Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Ratusan peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemprov Sulsel dinyatakan gugur pada hari pertama Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di gedung Celebes Convention Center (CCC) Makassar, Selasa (14/9/2021). Totalnya mencapai 310 orang.

Pada tes SKD ini, peserta dibagi ke dalam tiga sesi. Pada sesi pertama, 110 perserta diantaranya tidak hadir dan dua tercatat terlambat. Sementara sesi kedua 100 tidak hadir dan 2 orang dinyatakan terlambat. Adapun sesi ketiga sebanyak 96 orang tidak hadir. Bagi peserta yang terlambat dan yang tanpa konfirmasi dinyatakan gugur.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Selatan, Imran Jausi menjelaskan, peserta yang terlambat secara aturan mereka tidak dapat diterima sebagai peserta. Dengan demikian, secara otomatis mereka dinyatakan gugur dalam seleksi CPNS Pemprov Sulsel tahun 2021.

“Tidak ada tolerir waktu. Begitu sudah mulai tidak ada lagi masuk. Lima menitlah. Memang begitu protapnya,” kata Imran.

Ia tidak mengetahui apa alasan peserta tes SKD CPNS dan PPPK Non Guru tidak hadir. “Nah yang tidak hadir ini kenapa apakah karena ketidaktahuan atau mereka hanya sekadar ikut-ikut saja, kita belum tahu,” ucapnya.

Imran Jausi juga mengaku adanya kendala-kendala teknis seperti komputer yang macet dan mouse yang tidak berfungsi pada pelaksanaan tes.

“Alhamdulillah sudah terpenuhi semua, tapi ada komputer yang mati, jadi dipindahkan, mouse-nya juga,” ungkapnya usai melakukan rapat evaluasi bersama panitia tes SKD.

Tak hanya itu, ia menyebut pula jaringan internet sempat bermasalah, tetapi hal itu terjadi sebelum ujin berlangsung. Dan panitia secara cekatan mengantisipasi hal tersebut.

“Adanya macet karena jaringan internet tapi itu sebelum tes berlangsung. Langsung kita antisipasi alhamdulillah tidak ada peserta yang komplen,” ujarnya.

Selain kendala-kendala teknis yang dievaluasi hal lain yang juga masuk dalam bahan evaluasi adalah penambahan tenda antrian tunggu peserta serta meja pelayanan yang juga akan ditambah sehingga mempercepat pelayanan bagi peserta yang ingin tes.

Selain itu, ada pula kendala-kendala yang ditemui para peserta tes SKD CPNS dan PPPK Non guru tadi yaitu peserta yang wajahnya tidak dapat terdeteksi oleh recognition face akan di screening ulang secara manual oleh para panitia dan akhirnya peserta diperbolehkan masuk karena di duga wajah peserta tidak terdeteksi karena salah satunya akibat makeup atau pun bentuk wajah yang berubah seperti pipi membesar akibat gemuk.

Imran Jausi mengatakan menyediakan sebanyak 20 komputer untuk aplikasi recognation face untuk menghindari adanya joki, tetapi jika ada yang tidak sesuai maka akan dilakukan pengecekan manual.

“Pengenalan wajah ada 20 komputer menggunakan aplikasi face recognition, jadi kalau ada joki pasti keliatan, ada yang mix match, itu ada pengecekan manual jika tidak sesuai,” ungkpanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Penerimaan CPNS Pemprov Sulsel, Tautoto Tanaranggina mengatakan tidak mengerti mengapa peserta CPNS masih terlambat. Padahal sudah diperingatkan sebelumnya.

“Kendalanya kita tidak tahu, kan itu berbagai alasan,” ungkap Toto sapaannya saat ditemui, Selasa (14/9/2021).

Untuk itu, Toto mengingatkan agar peserta bisa hadir lebih awal di lokasi tes, Gedung Celebes Convention Center (CCC), Jalan Metro Tanjung Bunga.

“Kami mulai membuka pelayanan dari pukul 6.30 WITA untuk diperiksa orang satu satu. Karena 600 orang ini mau diperiksa. Nanti kita berharap selesai pukul 7.45 WITA. Semua sudah di dalam kelas,” ujarnya.

Menurutnya, panitia hanya memberikan kebijakan waktu terlambat bagi peserta hanya sampai pukul 7.55 WITA. Jika lebih dari itu, peserta tidak diperkenankan masuk ke lokasi. Dengan begitu, otomatis peserta dinyatakan gugur.

“Kalau ada yang terlambat sampai 7.55 WITA itu kita masih punya kebijakan, tapi kalau sudah pukul 8.00 WITA, mulai (tes) sudah close. (Peserta yang terlambat) tidak ikut tes. Pastimi tidak lulus,” tegas Asisten III Pemprov itu.

Ia juga menyatakan hasil Uji Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Aparatur Sipil Negara (CPNS) dan PPPK non Guru di Sulawesi Selatan bisa diakses melalui Youtube.

“Kami telah bekerja sama dengan Youtube. Akan kelihatan hasil skoring soal yang dikerjakan. Begitu soal selesai dikerjakan, peserta ujian sudah bisa melihat hasilnya,” kata dia.

Tautoto mengatakan, sistem CAT dan kerja sama dengan Youtube merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas dari pelaksanaan tes. Jumlah peserta yang mengikuti tes SKD CPNS dan PPPK non Guru sebanyak 46.219 orang. Pelaksanaan tes akan berlangsung hingga 11 Oktober 2021. Setiap hari tes akan dibagi dalam tiga sesi. Kecuali Jumat, hanya ada dua sesi.

Tautoto menjelaskan, pada setiap sesi, 600 peserta masuk ke dalam ruangan mengikuti tes. Waktu mengerjakan selama 100 menit per sesi. Sesi pertama dimulai pukul 08.00-09.40, sesi kedua 11.00-12.40, sesi ketiga 14.00-15.40. Untuk hari Jumat sesi pertama pada pukul 08.00-09.40 dan sesi kedua pukul 15.00-16.40. (*)