oleh

Gigi Rusak Picu Masalah Kesehatan Serius, Unilever Hadirkan Program Tanya Dokter

Any Ramadhani and Hikmah-Ekobis-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM- Masalah kesehatan gigi dapat memicu permasalahan kesehatan yang serius seperti endokarditis atau gangguan pada jantung serta masalah kesehatan lainnya.

Hal tersebut diungkapkan oleh pakar kardiologi, dr. BRM Ario Soeryo Kuncoro pada gelaran Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) yang diselenggarakan PT Unilever Indonesia Tbk melalui brandnya Pepsodent bekerja sama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI), Kemenkes RI serta Asosiasi RS Gigi dan Mulut Pendidikan Indonesia (ARSGMPI).

Dalam gelaran virtual tersebut, dr. Ario menjelaskan, masalah kesehatan yang bermula dari gigi biasanya disebabkan oleh kuman yang menyebar dalam. tubuh.

“Gangguan pada jantung atau endokarditis dan bagian tubuh lainnya terjadi ketika kuman masuk ke aliran darah sehingga memicu peradangan dan kerusakan pada katup jantung dan menyebabkan kebocoran. Kumpulan kuman yang menempel pada jaringan yang luka akan meningkatkan risiko infeksi lanjut dan stroke sehingga diperlukan penanganan segera dan operasi katup, bahkan penggantian katup jantung,”ujarnya.

“Kuman salah satunya dapat berasal dari kondisi kesehatan gigi yang buruk seperti gigi berlubang parah. Jadi, endokarditis sangat bisa dicegah, termasuk dengan menjaga kebersihan gigi dan mulut, serta rutin memeriksakan gigi,” sambungnya.

Solusi dari permasalahan tersebut kata dr Ario yakni memanfaatkan layanan kesehatan gigi dan mulut berbasis digital merupakan alternatif tepat untuk menjangkau masyarakat luas.

“BKGN 2021 kembali mengoptimalkan teledentistry nasional melalui program Tanya Doketer Gigi by Pepsodent di 087888768880 yang berlangsung selama November hingga Desember 2021. Pada program pula kami melibatkan dokter gigi dari 28 Fakultas Kedokteran Gigi dan 50 PDGI cabang,” beber dr Ario.

Tidak hanya itu, layanan teledentistry nasional di BKGN 2021 kini dilengkapi dengan fitur video call sehingga masyarakat dapat berkonsultasi secara aman, nyaman dan akurat.

“Jika dibutuhkan penanganan lebih lanjut, jangan ragu berkunjung ke dokter gigi karena Kemenkes RI bersama PDGI telah menerapkan petunjuk teknis ‘Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru’ secara merata,” tutupnya. (*)