oleh

Pemerintah Targetkan 2,5 Juta Petani Milenial

Any Ramadhani-Ekobis, Nasional-

JAKARTA, BACAPESAN.COM – Pertanian adalah sektor yang kebal dan tangguh. Satu-satunya sektor yang masih bisa tumbuh positif di masa pandemi. Pertanian cenderung tidak terganggu krisis ekonomi atau imbas pandemi.

Sekjen Kementerian Pertanian RI Kasdi Subagyono mengatakan, ekspor adalah penyumbang terbesar pada sektor pertanian, dengan angka mencapai 91%. Di dalamnya, komoditas sawit adalah penopang ekspor yang terbesar.

“Melalui Merdeka Export pada Agustus lalu misalnya, Indonesia dapat melakukan ekspor ke 60 negara dan menghasilkan lebih dari Rp7 triliun,” kata Kasdi dalam memperingati Hari Tani Nasional, Kamis (24/9/201).

Menurut Kasdi, untuk mempertahankan momentum positif di sektor pertanian, salah satu bentuk bantuan pemerintah untuk para petani Indonesia adalah penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian.

“Diharapkan, bantuan tersebut dapat terserap cepat dan bermanfaat guna mendukung berbagai kegiatan pertanian sekaligus meningkatkan nilai jual produk-produk pertanian,” ujarnya.

“Penyerapan KUR Pertanian sangat baik yakni lebih dari 100% pada 2020. Banyak usaha di bidang pertanian yang terbukti mampu mendatangkan hasil, sehingga bank yakin pinjaman itu pasti kembali,” imbuhnya.

Kasdi menuturkan, pemerintah memfasilitasi penyerapan KUR, terutama bagi para petani milenial yang memulai usaha pertanian dari nol, meski tentu saja tidak tertutup kesempatan bagi petani lainnya untuk mendapatkan akses KUR.

“Kami menargetkan akan mengangkat 2,5 juta orang petani milenial pada 2024. Kepada mereka, pemerintah melalui Kementerian Pertanian akan memberikan bimbingan, pelatihan, evaluasi, akses KUR, dikawal hingga berhasil, juga pendampingan ekspansi,” pungkasnya. (int/*)