oleh

Kolaborasi Teknologi Marketeers dan Smartfren Business Dorong Perkembangan Bisnis

Any Ramadhani and Hikmah-Ekobis, Info Seluler-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Marketeers bersama dengan Smartfren Business mengadakan pemaparan Marketeers Insight bertajuk ‘Business Digitalization Trend in Pandemic Era’.

Kegiatan yang di gelar secara daring bersama awak media ini berfokus pada perilaku pelanggan business-to-business (enterprise) terkait digitalisasi dan penggunaan teknologi.

CEO Smartfren Business, Ranga Kalyanasundaram mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan agar dapat memberikan gambaran mengenai apa kesulitan yang dihadapi oleh pemilik usaha dan memberikan solusi terbaik kepada mereka.

“Smartfren Business akan terus menyediakan layanan terbaik dan solusi bagi enterprise yang
membutuhkan layanan bagi usahanya. Kita akan terus melihat perkembangan dan menyesuaikan kebutuhan dari setiap klien klien dari smartfren Business,” ucap Rangga Rabu (29/9)

Lanjut dia, dalam berinovasi, enterprise di Indonesia cenderung berpedoman pada sebuah IT Masterplan yang telah terintegrasi dengan rencana jangka panjang perusahaan. Setelah melakukan budgeting, enterprise akan melakukan berbagai riset dan pengembangan yang umum dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya adalah IT Partner.

Sistem yang telah dikembangkan akan menjalani siklus sosialisasi, evaluasi, dan pengembangan berkelanjutan.

Pengembangan berkelanjutan atau continuous improvement merupakan kunci penting enterprise untuk terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

Berdasarkan riset yang telah dilakukan, ditemukan bahwa stakeholder lintas industri memiliki perhatian dan minat yang tinggi untuk pengembangan teknologi yang berkaitan dengan manajemen pelanggan atau customer management.

Teknologi digital yang telah berkembang dapat membantu enterprise unggul dari berbagai aspek, seperti dari segi manajemen SDM.

“Dengan rangkaian layanan yang komprehensif mulai dari core telco, ICT hingga IOT, Smartfren Business telah hadir dengan kuat sebagai ‘One Stop Solusion’ yang dapat menjawab
kebutuhan enterprise dalam melakukan digitalisasi,” tutupnya. (*)