oleh

Produsen China Produksi Mobil Listrik, Luhut: Kalau Bisa Dipasarkan Secepatnya

Any Ramadhani-Ekobis, Nasional, Teknologi-

JAKARTA, BACAPESAN.COM – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta produsen mobil China, Wuling mulai memasarkan mobil listrik buatannya paling lambat pada akhir 2022.

“Kalau bisa dipasarkan secepatnya, akhir 2022, agar masyarakat bisa beralih ke mobil listrik lebih cepat,” kata Luhut dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (1/10).

Luhut menyampaikan hal tersebut saat mengunjungi PT SGMW (Wuling Motor Indonesia) di Karawang, Jawa Barat, Kamis (30/9). Untuk melihat perkembangan produksi mobil listrik.

Dalam kunjungan tersebut, Luhut didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

PT SGMW (Wuling Motor Indonesia) juga melakukan donasi 40.000 dosis vaksin Sinopharm kepada pemerintah yang diserahkan secara simbolis ke Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang hadir secara langsung.

Pabrik Wuling telah diresmikan sejak 2017 dan telah memproduksi berbagai jenis mobil dan kini merambah pasar mobil listrik yang ramah lingkungan.

Diketahui, kunjungan tersebut dalam rangka meninjau progres pembangunan berbagai inovasi dalam transportasi maupun infrastruktur konektivitas lainnya.

Luhut juga meninjau titik pembangunan Tol Cisumdawu, Kereta Cepat Jakarta Bandung dan pembuatan mobil listrik di Jawa Barat.

Pada lokasi pertama, ia mengunjungi Interchange (IC) Cileunyi dan Longsoran Sinarmulya untuk memastikan pembangunan Tol Cisumdawu terus berjalan lancar.

“Harapan kita proyek ini akan segera selesai dan tersambung dari Cileunyi sampai Dawuan diakhir tahun 2021, dari dimulai pada tahun 2011 lalu,” jelasnya.

Jalan tol ini melewati Cileunyi, Jatinangor, Rancakalong, Sumedang, Cimalaka, Legok, Ujung Jaya, dan titik akhir di Dawuan.

Total ruas panjang tol ini mencapai 61,71 km dan segera dirampungkan. Penanganan lereng Dusun Bojongtotor Desa Sirnamulya juga telah dilakukan untuk mendukung kesiapan jalan tol.

“Ini adalah pekerjaan hebat dari PUPR. Sekarang sudah hampir semua tersambung agar bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Luhut. (int/*)