oleh

Abdul Hayat Nilai Toraja Highland Festival Mampu Kembangkan Era Baru Pariwisata Sulsel

Any Ramadhani and Hikmah-Ekobis, Tana Toraja-

TORAJA UTARA, BACAPESAN.COM- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Abdul Hayat mengapresiasi terselenggaranya Toraja Highland Festival.

Menurut Abdul Hayat, event pariwisata bertajuk ‘Sinergitas Antarlini Membangun Pariwisata untuk Pemulihan Ekonomi Nasional’ yang merupakan rangkaian Bulan Inklusi Keuangan tersebut merupakan upaya OJK, BI dan Pemkab Toraja Utara untuk meningkatkan kembali wisata Sulsel.

Tidak hanya itu, menurut Hayat acara ini bertujuan memperkenalkan program-program nasional yang berkaitan dengan pengembangan pariwisata dalam menyambut era baru berwisata seperti desa wisata dan geopark kepada generasi muda dan masyarakat luas.

“Bahkan jika saya lihat, publikasinya ini bisa sampai ke internasional. Dan ini sekaligus memberikan model kepada Pemprov Sulsel dan kabupaten/kota lainnya untuk melakukan percepatan akses keuangan daerah dengan kolaboratif yang melibatkan OJK RI dan Bank Indonesia,” ucap Abdul Hayat dalam pembukaan THF, Senin (4/10).

Menurutnya, dimasa pandemi covid-19 ini penyaluran dana KUR di kalangan UMKM merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengembangkan perekonomian melalui UMKM dengan memberi subsidi bunga.

Dirinya juga memberikan pujian kepada dua Tokoh ASN Pemprov Sulsel mendapatkan penghargaan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yakni, Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda provinsi Sulsel Since Erna Lamba dan Herlina Kasubag Analisis Ekonomi dan Kelembagaan Ekonomi.

Lebih lanjut Abdul Hayat mengatakan, TPAKD inilah yang dikerjakan secara masif oleh Herlina sebagai tokoh penggerak TPAKD dan Since Erna Lamba sebagai tokoh TPAKD.

“Dan saya rasa ini, hal yang wajar karena melihat kinerja dan sekaligus kontribusinya terhadap acara ini,” ungkapnya.

Abdul Hayat berharap kegiatan yang sama bisa dilakukan di tempat wisata sekaligus mempromosikannya, seperti Bulukumba dan Selayar.

Di tempat yang sama, Herlina Kasubag Analisis Ekonomi dan kelembagaan Ekonomi mengatakan, bahwa hal ini tidak terlepas dari tugas dan fungsi dalam menangani kelembagaan keuangan di Sulsel.

“Jadi memang kami lebih banyak berkoordinasi dengan lembaga jasa keuangan, perbankan maupun non perbankan. Puji Tuhan kerja keras tidak menghianati hasil,” ungkapnya.

Sekdaprov Sulsel Abdul Hayat juga memberikan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) kepada Kabupaten/kota yang menerima penganugerahan yakni, Kabupaten Sidrap, Wajo, Bone, Gowa, Maros, Kota Parepare, Kepulauan Selayar, Pinrang, Tokoh Penggerak Literasi inklusi keuangan Since Erna Lamba, Syaiful, Herlina. (*)