oleh

Ikut Kontes Robot Indonesia, Mahasiswa Polibos Optimistis Menang

Any Ramadhani and Hikmah-Berita-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM– Program Studi Teknik Mekatronika Politeknik Bosowa (Polibos) turut berpartisipasi dan berkompetisi pada Divisi Kontes Robot Abu Indonesia (KRAI).

Kontes Robot ABU Indonesia adalah kontes robot antar perguruan tinggi di Indonesia yang bertujuan untuk menyeleksi dan mengevaluasi tim robot yang akan mewakili Indonesia pada ajang ABU Robocon.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Tak hanya itu saja, kompetisi robot bergengsi ini merupakan tempat bagi para pegiat-pegiat robotika pada bidang pendidikan untuk saling bertemu dan beradu srategi, pemograman, sistem mekanik rancang bangun serta rekayasa dalam bidang robotika.

Kontes itu sendiri terbagi dalam beberapa divisi yaitu Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI), Kontes Robot SAR Indonesia (KRSRI), Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) beroda dan Humanoid, Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI), dan Kontes Robot Tematik Indonesia.

Selain itu, KRI 2021 diselenggarakan secara bertahap, mulai dari tahap pengiriman proposal dari calon tim peserta.

Adapun tim yang lolos seleksi tahap pertama, akan mengikuti tes selanjutnya yang merupakan evaluasi kesiapan tim, seleksi ini mencakup kesiapan robot, lapangan kontes dan infrastruktur video conferencing.

Diketahui tim yang lolos seleksi tahap kedua akan diundang untuk mengikuti Kontes Tingkat Wilayah yang digelar di dua tempat yakni wilayah I mencakup Indonesia Barat dan Wilayah II mencakup Indonesia bagian Timur.

Sejumlah tim terbaik pada Kontes Tingkat Wilayah akan diundang untuk ikut serta pada Kontes Robot Indonesia 2021 Tingkat Nasional.

Setiap tahunnya kontes ini memiliki tema yang berbeda menyesuaikan dengan tema internasional ABU robocon namun umumnya, format kontes berupa penyelesaian tugas-tugas yang dilakukan oleh dua robot atau lebih.

Tahun ini KRAI mengangkat tema Throwing Arrows into Pots dengan Negara penyelenggara Jimo (China), artinya setiap peserta harus merancang dan membuat robot yang dapat melempar panah dan memasukkannya dalam pot yang tersedia.

Selanjutnya, mahasiswa yang mewakili Polibos dalam Tim ORB Rainbow yaitu Andi Wahyu Mulyawan selaku Ketua Tim, Abdurrahman Nur sebagai Anggota 1, Pryusmisalto sebagai Anggota 2, Egi sebagai Anggota 3, Aedil Akbar sebagai Anggota Support dan Muhammad Nur, selaku dosen pembimbing.

Muhammad Nur menjelaskan, ajang ini merupakan wadah bagi anak-anak untuk mengaplikasikan semua bidang ilmu yang mereka dapatkan di Politeknik Bosowa.

“Kontes ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu mereka karena membuat sebuah robot itu memerlukan banyak bidang ilmu dan wawasan seperti ilmu di bidang mekanik, ilmu di bidang elektrikal/elektronika dan ilmu di bidang pemograman serta pengolahan algoritma, sementara untuk menang atau tidak itu adalah bonus lain dari Tuhan ” katanya, Senin (4/10/2021) lalu.

Meskipun belum lolos ke tahap Nasional, Wahyu selaku Ketua Tim mewakili teman-temannya tetap semangat, dan merasa puas dengan proses yang telah dilewati.

“Kami puas dengan proses yang telah kami lewati, mulai dari pengajuan proposal dan seleksi perkembangan robot bukanlah hal yang mudah, apalagi sudah dapat bertanding serta saling mengenal dengan berbagai tim hebat dari seluruh Indonesia dan tidak lupa juga kami sangat berterima kasih kepada pembimbing kami”tutupnya. (*)