oleh

Kejaksaan Pinrang Mediasi Badan Usaha Yang Tidak Memberikan Perlindungan Sosial

Any Ramadhani and Amran-Pinrang-

PINRANG, BACAPESAN.COM – Bertempat di Kejaksaan Negeri Pinrang, Rabu (13/10/2021) telah dilaksanakan Kegiatan Optimalisasi Kepatuhan BPJS ketenagakerjaan Bagi Badan Usaha yang dimediasi oleh Jaksa Pengacara Negara pada Kejaksaan Negeri Pinrang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Negeri Pinrang dan dihadiri oleh Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara selaku Jaksa Pengacara Negara pada Kejaksaan Negeri Pinrang Ibu Anggriani, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pinrang serta para pimpinan dan pemilik Badan Usaha Yang diundang secara khusus untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka untuk memastikan hak-hak normatif tenaga kerja yang telah dipekerjakan dalam memperoleh hak atas Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan Pinrang, sebelumnya telah menyerahkan 44 Surat Kuasa Khusus (SKK) kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Pinrang, Dari 44 SKK tersebut semuanya bergerak dalam bidang kesehatan, seperti Klinik, Apotek, Laboratorium dan Toko Obat yang beroperasi di Kabupaten Pinrang.

Bentuk ketidakpatuhan kepesertaan diantaranya, perusahaan wajib belum daftar, perusahaan daftar sebagian (program, tenaga kerja maupun upah) serta perusahaan menunggak iuran.

“Tentunya dengan diadakannya kegiatan ini, kami berharap setiap badan usaha dapat patuh dalam mengikuti Program-Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan” ucap Soni C. Wirawan, Kepala BPJamsostek Pinrang,

Ditambahkan, undangan yang diberikan kepada badan usaha ini, bentuknya mengingatkan kepada pemberi kerja agar dapat mematuhi kewajibannya dengan memberi perlindungan kepada para pekerjanya, hal mana, sebenarnya menguntungkan kedua belah pihak.

“Pekerjanya terlindungi dan pemberi kerja tidak lagi berpikir jika suatu ketika pekerjanya mendapatkan musibah ataupun kecelakaan kerja sehingga menyebabkan sakit ataupun terjadi kematian”,jelas Soni.

Sementara itu, Kasi datun Pinrang Anggriani menuturkan, dengan adanya kegiatan ini, ada beberapa pemberi kerja, langsung mendaftarkan pekerjanya, menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami sangat bersyukur, pasalnya hal ini untuk kebaikan mereka juga, terutama pemberi kerjanya atau badan usahanya juga. Selain itu tentunya untuk para pekerjanya,” pungkasnya. (*)