oleh

Summarecon Mutiara Makassar Suguhkan Hunian Idaman Bagi Keluarga Milenial

Any Ramadhani and Hikmah-Ekobis-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Memiliki hunian nyaman menjadi idaman setiap orang, apalagi bagi kaum milenial yang baru saja membangun keluarga.

Selain bisa memulai kehidupan mandiri, pasangan yang telah memiliki tempat tinggal dianggap dapat membangun keluarga yang lebih kondusif dan harmonis, jauh dari tekanan dan aturan keluarga.

Begitu pentingnya memiliki hunian bagi keluarga milenial menjadi fokus beberapa pengemban perumahan untuk menghadirkan hunian bagi kaum berusia produktif ini.

Tidak hanya itu, tren hunian yang menjadi dambaan keluarga milenial belakangan memiliki pergeseran. Jika selama ini tren rumah megah, mewah dan luas menjadi idola, belakangan tren tersebut seakan dipatahkan kaum milenial yang lebih memilih rumah berkonsep minimalis dan nyaman.

Tren inilah yang coba dijawab oleh pengemban kenamaan Summarecon Mutiara Makassar (SMM) di atas tanah seluas 450 hektar di Jl Rainbow Boulevard, Exit Tol Ir Sutami No KM 8, Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya.

Mengusung konsep kota mandiri nan hijau, Summarecon Mutiara Makassar tampil sebagai jawaban dari kehidupan perkotaan yang nyaman dan dekat dengan alam.

Tidak hanya dari sisi lingkungan yang hijau, Summarecon Mutiara Makassar mencoba menerjemahkan bentuk sebuah hunian yang minimalis, nyaman namun tak lepas dari kesan mewah.

Dari situ, suguhan dalam bentuk klaster sengaja dihadirkan untuk merangkum model impian keluarga milenial, lalu di sajikanlah sebagai Beryl Residence, Jade Residence, Crystal Residence, dan The Topaz Residence.

Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Sharif Benyamin menjelaskan, klaster-klaster di SMM dibangun menyesuaikan dengan kebutuhan dan selera konsumen yang tentunya berbeda-beda.

“Secara umum, target pasar kita adalah konsumen usia dewasa generasi millenials and older. Kita menargetkan konsumen umur 25 – 55 tahun,” ujar Sharif, Minggu (17/10).

Lebih jauh, kehadiran empat klaster hunian di SMM menjadi perwujudan dari hunian epik idaman kaum milenial melalui tangan tangan terampil para Arsitek kenamaan seperti Hadi Prana, I Gusti Ngurah Biantara,
Sofian Sibarani dan Andra Matin.

“Di SMM, kami menghadirkan berbagai hunian impian, misalnya Beryl Residence yang didesain dengan konsep modern minimalis yang cocok untuk kamu milenial yang akan dan baru saja berumah tangga. Lalu ada Jade Residence dengan desain arsitektur klasik Eropa dan ukuran yang lebih luas, cocok untuk mereka yang mengidamkan keluarga besar. Crystal Residence dengan konsep Tropis Kontemporer yang dipadukan dengan fitur Smart Home Technology, sangat cocok untuk penikmat alam serta The Topaz Residence, hunian berdesain klasik modern dengan ukuran yang lebih compact,” terang Sharif.

Kehadiran empat klaster hunian ini sebagai bentuk perhatian SMM terhadap para konsumen yang betul betul sedang mencari hunian nyaman dan hijau di tengah kota.

Hal lain yang menyita perhatian keluarga milenial ketika mencari hunian adalah kemudahan akses. Hal tersebut diungkapkan pasangan muda yang telah melangsungkan pernikahan Desember 2020 lalu, Jati (29) dan Noni (25). Saat ini, pasangan tersebut tengah mencari hunian nyaman untuk keluarga kecil mereka.

“Menurut saya hunian yang cocok untuk keluarga milenial seperti kami itu perumahan yang punya akses memadai, tempat yang mudah membeli kebutuhan sehari hari juga dekat dengan sarana pendidikan untuk anak,” ujar Noni

SMM menjawab semua kebutuhan hunian keluarga milenial tersebut dengan akses ke bandara yang hanya hitungan menit, akses ke pasar tradisional yang sangat dekat, tempat nongkrong khas anak muda yang nyaman seperti McDonald’s, Janji Jiwa X di area F&B Center pun tak ketinggalan. Yang lebih penting, kehadiran sarana pendidikan yakni Sekolah Islam Al Azhar 68 yang sedang dibangun saat ini.

“Ke depannya akan dibangun juga universitas, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, area bisnis dan komersil, mall, sarana otomotif hingga bursa mobil,” pungkas Sharif

Untuk harga, SMM menawarkan sesuai dengan kualitas masing masing klaster hunian, Beryl Residence hadir dengan luas 87,5 m2 yang dibanderol mulai dari Rp800 juta hingga Rp1,7 miliar. Khusus untuk Jade Residence yang luasnya 144 m2 dibanderol dengan harga Rp 1,6 miliar hingga Rp 3,1 miliar. Untuk harga Crystal Residence dibanderol dengan harga Rp 1 miliar dan The Topaz Residence dibanderol dengan harga Rp 700 jutaan. Yang menjadi nilai tambah, semua klaster dilengkapi sistem keamanan penuh.

“Semua klaster di SMM pun menggunakan sistem keamanan satu pintu 24 jam yang dilengkapi dengan fitur Face ID dan kamera CCTV, jadi untuk keamanan tidak perlu khawatir,” sebut Sharif.

Hingga saat ini telah terjual lebih dari 550 unit hunian di Summarecon Mutiara Makassar, hal tersebut menjadi bentuk pencapaian sekaligus bentuk nyata kepercayaan masyarakat bahwa hunian berkelas, nyaman, aman dan hijau hanya ada di Summarecon Mutiara Makassar. (*)