oleh

KPU Sanggup Gelar Pemilu 15 Mei 2024, tapi Ada Syaratnya

Any Ramadhani-Pemilu, Politik-

JAKARTA, BACAPESAN.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menegaskan sanggup melaksanakan pemilu pada 15 Mei 2024. Namun ada syaratnya. Yakni tahapan pemilu dan pilkada tidak beririsan

Syarat yang diinginkan KPU RI yakni pemungutan suara untuk Pilkada Serentak 2024 dilaksanakan pada 21 Februari 2025. Jika pemungutan suara pilkada 21 Februari 2025, irisan tahapan pilkada dapat terhindarkan. Selain itu, beban kerja penyelenggara pemilu dan pilkada juga tidak menumpuk, dan tidak terlalu berat.

“Kalau pemungutan suara dilaksanakan pada 27 November 2024, banyak tahapan pemilu dan pilkada yang beririsan. Ini tidak efektif, potensial menimbulkan masalah, dan penyelenggara pasti kelelahan. Ini beban berat,” tegas anggota KPU RI Arief Budiman, Senin (18/10).

Hingga saat ini jadwal pemungutan suara belum ditetapkan. KPU mengusulkan pemilu serentak dilaksanakan pada 21 Februari 2024. Sedangkan pilkada serentak pada 27 November 2024 berdasarkan UU Nomor 10/2016.

“Kalau dilaksanakan pemilu 21 Februari 2024, ada jarak tiga bulan pendaftaran calon. Tetapi kalau 15 mei 2024 bisa melampaui masa jabatan kepala daerah,” paparnya.

Sementara pemerintah mengusulkan pemilu serentak dilaksanakan 15 Mei 2024. Lalu pilkada serentak pada 27 November 2024.

Setidaknya ada lima tahapan antara pemilu dan pilkada saling beririsan pada tahun 2024. Persoalan lain juga muncul jika dikaitkan dengan berakhirnya masa jabatan kepala daerah.

“Usulan kami ini bukan melempar isu. Tetapi sudah kami sampaikan dan sudah dikonsultasikan ke berbagai pihak terkait,” tutup Arief. (fin/*)