oleh

Sulsel Tak Kebagian DID 2022

Any Ramadhani-Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel tidak mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) dari APBN tahun 2022. Alasannya, dianggap belum bekerja dengan baik dan maksimal.

Tak hanya itu, delapan kabupaten/kota di Sulsel juga tak kebagian DID tahun 2022. Masing-masing Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Bantaeng, Luwu Timur, Tana Toraja, Toraja Utara, Bulukumba dan Takalar.

Kepala Bappelitbangda Sulsel, Andi Darmawan Bintang menjelaskan, daerah yang mendapat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) maka tidak mendapat DID.

Darmawan menyebutkan namanya insentif ini diberikan sebagai apreasiasi bagi daerah dalam tata pengelolaan keuangan dan pemerintah masuk kategori sesuai penilaian. Tentunya dengan tidak mendapatkan DID akan memberikan dampak.

“DID itu namanya dana insentif jadi digunakan untuk membantu pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan dan menjalankan kegiatan-kegiatan yang bersifat strategis. Bagi daerah-daerah yang dulu mendapatkan dan tidak mendapatkan tergantung dari pengaruhnya signifikan atau tidak,” ujarnya.

“Sekecil apapun, meskipun tidak secara signifikan itu bisa dipresentasikan dengan kita punya pendapatan. Tapi sedikit atau banyak anggaran yang kita peroleh itu sebenarnya membantu kita dalam menjalankan kebijakan-kebijakan terutamanya juga bantuan keuangan DID dari pemerintah pusat membuat kita lebih ringan dalam pembiayaan. Meskipun itu tidak secara signifikan tetapi tetap ada artinya,” jelasnya.

Darmawan menyebutkan Plt Gubernur sudah memberikan instruksi harus mencapai WTP di tahun 2022 mendatang.

“Pak Plt gubernur sudah memberikan instruksi pada kita semua bahwa kita harus mencapai WTP pertama 2022 setelah hal yang perlu kita lakukan pembenahan-pembenahan dalam hal pengelolaan kegiatan yang berdampak pada pemanfaatan anggaran yang kita pakai tentu kita harus berhati-hati jangan sampai ada lagi kesalahan seperti tahun-tahun sebelumnya,” tutupnya. (*)