oleh

Festival Salo Karajae Beri 8 Bukti, Diantaranya Lomba Branding Logo Untuk Maskot Pariwisata Parepare

Kalmasyari-Berita, Daerah, Parepare-

PAREPARE, BACAPESAN.COM – Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangka menyemarakkan Festival Salo Karajae ke-VIII tahun 2021.

Berbagai kegiatan dikemas dalam Festival Salo Karajae Beri 8 Bukti. Hal itu juga merupakan rangkaian peringatan 8 Tahun kepemimpinan Wali Kota Parepare, Taufan Pawe.

Festival Salo Karajae Beri 8 Bukti diisi dengan 8 kegiatan. Pertama yaitu Zikir dan Doa bersama pada malam refleksi 8 Tahun Wali Kota Parepare dan 3 Tahun Wawali Pangerang Rahim, kedua melaksanakan lomba foto objek wisata, ketiga 8.000 vaksinasi di seluruh puskesmas, keempat lomba perahu hias, kelima lomba tari kreasi, keenam lomba lagu daerah, ketujuh lomba logo pariwisata, dan kedelapan lomba tinju amatir yang akan dilaksanakan pada 15 november 2021 mendatang di Gedung Gor Lompoe.

Beberapa lomba telah dilaksanakan dan saat ini tengah berlangsung penilaian lomba branding logo pariwisata. Sebanyak 53 peserta mengikuti lomba desain logo branding pariwisata itu.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Parepare, Amarun Agung Hamka menuturkan, tujuan pelaksanaan lomba itu adalah untuk menggalih bakat para kreator desain grafis sekaligus mempopulerkan potensi pariwisata di kota bertagline kota peduli.

Peserta yang mengikuti lomba itu kata Hamka, sebelumnya telah menyetorkan portofolio atau kumpulan hasil karya berisi tentang biodata dan hasil-hasil karya.

“Lima puluh tiga peserta yang menyetorkan portofolio. Kita seleksi menjadi sepuluh besar, kemudian diakukan penjurian untuk menentukan tiga pemenang,” terang Hamka, Kamis, (11/11/2021).

Dari sepuluh besar lanjut Plt Kadis Kominfo ini, telah dilakukan penjurian, tiga peserta yang lolos kemudian melakukan presentasi dihadapan Sekda Iwan Asaad dan para dewan juri.

“Penjurian dipercayakan sepenuhnya kepada dewan juri profesional yang berasal dari kalangan budayawan Andi Pallemui, Akademisi Andi Were, dan Rahmat desain grafis pemenang lomba logo branding Sulawesi Selatan,” beber Hamka

Hamka menjelaskan, pelaksanaan lomba desain logo branding tersebut diharapkan menjadikan pariwisata Parepare lebih dikenal secara meluas. Desain logo menurut dia merupakan visualisasi dari nilai-nilai ikon pariwisata.

“Tentu kita di sini harus netral pilih yang terbaik dari yang baik sehingga bisa menjadi maskot pariwisata Parepare ke depan,” ucap Hamka yang juga juri pada lomba itu.

Hamka berharap, pelaksanaan lomba desain logo branding ini dapat lebih dikenal dan optimal dalam menyebarluaskan potensi pariwisata di kota Parepare sebagai upaya meningkatkan branding, energi dan semangat baru untuk perkembangan pariwisata kita di Parepare.

Sebelumnya, Wali Kota Parepare Taufan Pawe didampingi Sekda Iwan Asaad, telah membuka secara resmi Even Festival Salo Karajae ke-VIII ini pada senin, 8 november 2021 malam di lapangan Tennis Indoor Rumah Jabatan Wali Kota Parepare.

Sekedar diketahui, Festival Salo Karaje ini telah ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia sebagai agenda tahunan dalam Calender of Event (COE) National pada tahun 2020 lalu.
(***)